2023 Tahun Waspada, Ini 5 Saham dengan Potensi Return Tertinggi Versi Kanaka Hita Solvera
:
0
EmitenNews.com—Prestasi IHSG yang selalu sukses menghijau di bulan Desember, pada tahun 2022 kemarin terpatahkan. Tahun 2022 pasar modal menghadapi ujian luar biasa.
Negara maju mengalami pelemahan ekonomi dan ada konflik geopolitik, membuat distribusi terkunci. Kompleksitas ini menimbulkan dampak di pasar modal Indonesia secara langsung. Sementara sejumlah bank sentral justru memilih menaikkan suku bunga untuk tidak memperparah inflasi.
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama 2022 lalu bisa dibilang lesu. Bagaimana tidak, meski sepanjang tahun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan, akan tetapi naiknya hanya 4,09 persen saja.
Bandingkan dengan pertumbuhan IHSG pada 2021 lalu yatu menguat 10,08%.
Namun, waktu telah berlalu. Saat ini sudah saatnya memulai dan memupuk tahun 2023 dengan penuh optimisme meski harus tetap waspada.
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





