EmitenNews.com - Jaya Trishindo (HELI) medio 2026 mencatat laba bersih Rp2,5 miliar. Melorot tipis 10 persen dari posisi sama tahun lalu senilai Rp2,78 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar dan dilusian ikut menyusut menjadi Rp3 dari periode sama tahun sebbelumnya Rp3,35.

Pendapatan bersih Rp62,37 miliar, surplus 4,31 persen dari episode sama tahun lalu Rp59,79 miliar. Beban pokok pendapatan Rp51,82 miliar, bengkak dari posisi sama tahun lalu senilai Rp48,34 miliar. Laba kotor terkumpul Rp10,55 miliar, turun dari fase sama tahun sebelumnya Rp11,45 miliar.

Beban usaha Rp5,05 miliar, bengkak dari Rp2,82 miliar. Beban keuangan Rp2,3 miliar, turun dari Rp2,86 miliar. Pendapatan bunga Rp918,45 juta, melesat dari Rp23,03 juta. Lain-lain Rp1,59 miliar, susut dari Rp5,17 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp2,52 miliar, turun dari Rp2,74 miliar.

Jumlah ekuitas tercatat Rp91,73 miliar, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya Rp89,2 miliar. Total liabilitas Rp99,55 miliar, mengalami percutan dari akhir tahun 2025 senilai Rp105,85 miliar. Jumlah aset terkumpul Rp191,28 miliar, menyusut dari akhir tahun lalu Rp195,06 miliar. (*)