Anggaran Perjalanan Dinas PNS Capai Rp37,8 Triliun, Menteri Azwar Usul Rapat Online Saja
:
0
Ilustrasi pegawai negeri sipil. dok. Tribunnews Pekanbaru.
EmitenNews.com - Perjalanan dinas pegawai negeri sipil, terlalu banyak. Masalahnya, hal itu membebani keuangan negara. Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformas Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tahun 2022 ada puluhan triliun. Sesuai bahan paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, realisasi perjalanan dinas yang anggarannya mencapai Rp37,8 triliun. Untuk itu Menteri Azwar menawarkan rapat via online saja.
"Tentu ini harus dipilah. Mana yang perlu, mana yang tidak. Misalnya untuk sosialisasi kebijakan kementerian, di Kementerian PANRB hampir semuanya sudah daring," kata Abdullah Azwar Anas dalam siaran pers, Minggu (29/1/2023).
Anggaran perjalanan dinas PNS termasuk dalam belanja barang kementerian dan lembaga (K/L). Total realisasi belanja barang pada 2022 mencapai Rp422,1 triliun atau turun 20,2% dibandingkan tahun lalu.
Kementerian PANRB telah membuka forum konsultasi terkait berbagai hal secara tematik setiap hari dengan kontak petugas yang bisa dihubungi. Pengemasan pertemuan secara online ini bisa mempermudah para PNS di daerah. Jadi tak perlu ke Jakarta untuk berkonsultasi.
Pekan lalu Kementerian PANRB menerima jajaran pemkab dari Sumatera. Azwar menyebutkan, yang datang ke kantornya ada 5-10 orang dari satu daerah. "Sangat jauh daerahnya. Mereka konsultasi soal reformasi birokrasi tematik kemiskinan. Ada 5-10 orang. Itu baru satu daerah. Tiap hari bisa 10 daerah yang datang. Sudah berapa biayanya. Maka sekarang konsultasi dan sebagainya kita online-kan."
Related News
Bongkar Modus Peredaran Beras Fortifikasi, Mentan Ambil Tindakan Tegas
Siap-siap Ikut Tes, SKD Sekolah Kedinasan Dimulai 22 September
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Geledah Rumah Anak Buah Menteri Nusron Wahid, KPK Temukan Petunjuk
Keracunan MBG Masih Terjadi, Kepala BGN Sudaryono Sodorkan Fakta Ini
Diakui BPS, Konten Kreator Hingga Analis Kriptografi Masuk KBJI 2026





