EmitenNews.com - Aksi jual masif investor asing pada saham-saham big caps menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,88% ke level 6.196,43 di akhir pekan, Jumat (24/7/2026). Sepanjang hari asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,25 triliun.

IHSG dibuka melemah ke 6.266,97 di awal perdagangan pagi dan sempat menembus level terendah intraday 6.159,14. Seiring koreksi indeks, kapitalisasi pasar (market cap) Bursa Efek Indonesia ikut menyusut menjadi Rp10.894 triliun.

Tekanan jual terlihat jelas pada aktivitas investor asing. Berdasarkan data BRI Danareksa Sekuritas, asing membukukan foreign sell senilai Rp6,06 triliun, sementara foreign buy hanya Rp4,81 triliun. Alhasil net value asing minus Rp1,25 triliun.

Saham perbankan menjadi target penjualan terbesar asing. BMRI memimpin top foreign sell dengan nilai Rp639,69 miliar, diikuti BUMI Rp164,99 miliar dan CUAN Rp140,38 miliar. 

Di sisi lain, BBRI justru paling banyak diburu asing dengan nilai pembelian Rp131,15 miliar. Posisi kedua dan ketiga ditempati BBCA Rp124,07 miliar dan ANTM Rp51,14 miliar.

Top 7 Foreign Buy

1. BBRI - Rp131,15 miliar | Volume: 44,05 juta saham

2. BBCA - Rp124,07 miliar | Volume: 19,97 juta saham

3. ANTM - Rp51,14 miliar | Volume: 17,06 juta saham

4. BULL - Rp46,61 miliar | Volume: 112,77 juta saham