Astra Group (ASII) Eksekusi Transaksi Rp50 M, Telisik Tujuannya
Menara Astra berdiri menantang langit di Jalan Jend Sudirman, Jakarta. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Astra Group (ASII) meneken transaksi afiliasi Rp50 miliar. Transaksi itu, melibatkan United Tractors Pandu Engineering, dan Bank Saqu Indonesia. Transaksi pemberian kredit tersebut telah dipatenkan pada 14 Juli 2025.
United Tractors Pandu Engineering merupakan anak usaha perseroan bertindak sebagai penerima pinjaman. Sedang Bank Saqu, anak usaha Astra International (ASII) via Sedaya Multi Investama, sebagai emberi pinjaman.
Berdasar perjanjian, United Tractors Pandu mendapat jenis fasilitas berupa supplier financing dengan sifat revolving berbunga 8 persen per tahun. Fasilitas tersebut berdurasi satu tahun terhitung sejak 14 Juli 2025.
Pengguyuran pinjaman itu, dilatari sejumlah pertimbangan. Pemberian fasilitas lebih menguntungkan United Tractors Pandu karena Bank Saqu merupakan perusahaan afiliasi sehingga pemberian fasilitas dapat meminimalkan potensi konflik yang mungkin timbul dalam pelaksanaan transaksi tersebut.
Bank Saqu memiliki rekam jejak, dan pengalaman memadai dalam pemberian kredit modal kerja kepada nasabah, sehingga diharapkan proses pemberian fasilitas dapat berjalan secara profesional, dan efisien. Syarat dan ketentuan dalam perjanjian lebih menguntungkan, tanpa mengesampingkan prinsip kewajaran, dan kelaziman usaha (arm’s length). (*)
Related News
Provident Investasi Pastikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi I 2023
Sukses Dalam Berinovasi Bank Raya Raih Penghargaan di Digital Day 2026
Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
Laba 2025 Menciut, Emiten Nikel Ifishdeco (IFSH) Beber Pendapatan Rp1T
Momentum Lebaran Jadi Katalis, ERAA Perkuat Strategi Jangka Menengah
INPP Pasang Badan untuk RMP, Jamin Kredit Rp237 Miliar ke Bank Oke





