Audi Suntik Mati Dua Mobil Termurahnya
:
0
Pabrikan otomotif Jerman Audi menghentikan produksi model entry-level A1 dan Q2. Foto: Carnewschina.
EmitenNews.com - Pabrikan mobil asal Jerman Audi telah memutuskan untuk menghentikan produksi model entry-level A1 dan Q2. Slot yang dikosongkan oleh kedua mobil ini akan diisi oleh A2 e-tron yang serba baru.
Dalam pernyataan yang memperkenalkan penyesuaian jaringan produksi, sebagaimana dilansir oleh IT Home, Jumat (24/4/2026), Audi mengkonfirmasi bahwa produksi Q2 akan dihentikan bulan ini di pabrik Ingolstadt. Kapasitas yang dibebaskan diharapkan akan dialihkan ke A2 e-tron yang akan datang.
Audi Q2, yang diposisikan sebagai crossover kompak, telah menjadi pilihan yang relatif terjangkau dalam jajaran Audi di Jerman sejak diluncurkan pada tahun 2016. Harga awalnya adalah Rp585 juta, jauh lebih rendah daripada harga awal Q3 sebesar Rp 888 juta. Selama 10 tahun terakhir, Q2 telah terjual sebanyak 887.231 unit, angka yang cukup baik, meskipun popularitasnya telah menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Model lain yang akan dihentikan produksinya adalah A1. Audi telah mulai secara bertahap mengakhiri produksi A1 di pabrik Matorel di Spanyol. A1, yang diposisikan sebagai hatchback kelas entry-level, telah mengalami dua generasi sejak debutnya pada tahun 2010, dengan penjualan kumulatif mencapai 1.389.658 unit.
Audi A1 saat ini dibanderol mulai dari Rp462 juta dan tersedia dalam versi Sportback dan Allstreet. Seperti Q2, A1 berkinerja baik pada peluncuran awalnya, tetapi penjualannya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Baik Audi A1 maupun Audi Q2 akan digantikan oleh A2 e-tron. Diposisikan di segmen kompak, mobil ini diharapkan akan debut pada musim gugur ini, dibangun di atas platform MEB+, dan berbagi platform yang sama dengan ID.3 Neo. Sebagai hatchback listrik utama, ID.3 Neo yang baru dirilis menawarkan pilihan baterai 58 kWh dan 79 kWh, dengan jangkauan WLTP maksimum 630 kilometer.
Selain mengkonfirmasi penghentian produksi A1 dan Q2, Audi juga mengungkapkan bahwa mobil sport listriknya akan resmi memasuki produksi pada tahun 2027, dengan produksi berlangsung di pabrik Böllinger Höfe, yang dikhususkan untuk manufaktur batch kecil.
Mobil ini akan menjadi versi produksi dari mobil konsep Concept C (gambar kanan bawah), pada dasarnya diposisikan sebagai versi Audi dari Porsche 718 Boxster dan Cayman, dan dianggap sebagai "TT serba listrik" (gambar kiri adalah Audi TT generasi pertama). Menurut informasi yang tersedia saat ini, mobil baru ini akan menampilkan tata letak dua tempat duduk, atap keras yang dapat dilipat, kabin minimalis, dan bahasa desain yang sepenuhnya baru.
Related News
SETARA Institute Rilis Kota Paling Toleran 2025, Salatiga Jawaranya
Honda Menyerah, Cabut dari Pasar Korea Selatan
Ketika Purbaya Ngakak Kena Skak Kepala SKK Migas
Grup Astra Mulai Program IKM Development 2026, Ini Tujuan Strategisnya
Tesla Parah, Janji Fitur Autopilot ke Konsumen 9 Tahun Tak Dipenuhi
Strategi Jepang, Eropa dan AS Merebut Kembali Pasar Mobil China





