BEI Gembok 2 Saham ARA Beruntun, Emiten Influencer Disuspensi Jilid IV
:
0
Ilustrasi foto: stockwave.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) dan PT Lovina Beach Brewery Tbk. (STRK) pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam keterangan tertulisnya (21/10) menuturkan bahwa suspensi dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi investor serta dalam rangka cooling down.
"Penghentian sementara dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada sesi pra pembukaan tanggal 22 Oktober 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," ujar Endra.
Suspensi Jilid IV Setelah ARA Beruntun
Untuk TRUK, penghentian ini menjadi suspensi jilid ke-IV setelah sahamnya melesat ARA beruntun. Berdasarkan data historikal, TRUK ditutup di Rp6.025 pada 21 Oktober 2026 atau naik Rp1.000 (+19,90%), setelah sehari sebelumnya naik 25% ke Rp5.025, dan pada 19 Oktober naik 24,84% ke Rp4.020. Dalam sepekan, saham TRUK sudah naik lebih dari 133% dari Rp2.580 pada 15 Oktober.
TRUK Sebelumnya disuspensi jilid pertama pada (11/8/2026), lalu kedua (4–15/9/2026), ketiga (28/9/2026 – 15/10/2026), dan keempat kalinya pada kali ini.
Sementara itu, saham STRK terpantau baru pertama kali disuspensi BEI dan berpotensi menjalani suspensi hingga sehari lamamya.
Dibalik Lonjakan, Ada Finfluencer Gabriel Rey hingga Andry Hakim
Lonjakan TRUK terjadi seiring masuknya influencer pasar modal Gabriel Rey sebagai pemegang saham baru. Gabriel Rey memiliki 15% saham di TRUK melalui perusahaannya, PT Pukul Rata Kanan (PRK), sebanyak 65.250.000 lembar saham dengan harga Rp428 per saham senilai total sekitar Rp27,93 miliar.
Gabriel Rey melalui PRK berencana melakukan Penawaran Tender Sukarela (Voluntary Tender Offer) untuk meningkatkan kepemilikannya hingga 30% dengan menyiapkan dana tambahan maksimal Rp48,3 miliar untuk 15% lagi atau 65,25 juta saham.
Related News
Emiten Migas Hapsoro–Prajogo Masuk Pantauan Bursa
Rajin Ekspansi Gerai, FORE Cetak Laba Kuartal III Rp90 Miliar!
Ekspansif! Laba FORE Kuartal III Melangit 50 Persen
Aset Drop, Laba UNVR Kuartal III Tumbuh 26,12 Persen
MBSS Mulai Eksekusi Buyback Rp200 Miliar
PPGL Siapkan Saham Bonus, Rasio 6:4, Intip Rinciannya!





