Bengkak 6.127 Persen, ADHI Boncos Rp5,4 Triliun
RUPS Luar Biasa Adhi Karya, Selasa, 16 Desember 2025. Dok/Adhi Karya
EmitenNews.com - Adhi Karya (ADHI) sepanjang 2025 boncos Rp5,4 triliun. Bengkak 6.127 persen dari episode sama tahun sebelumnya tekor Rp86,75 miliar. Rugi per saham dasar terkumpul Rp642,58 dari sebelumnya Rp10,32.
Pendapatan usaha Rp9,66 triliun, anjlok 27,64 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp13,35 triliun. Beban pokok pendapatan Rp8,61 triliun, menciut dari posisi sama tahun sebelumnya Rp11,72 triliun. Laba kotor terkumpul Rp1,05 triliun, mengalami penyusutan dari episode sama tahun sebelumnya Rp1,63 triliun.
Beban penjualan Rp10,69 miliar, susut dari Rp19,49 miliar. Beben umum dan administrasi Rp859,36 miliar, berkurang dari Rp906,46 miliar. Jumlah beban usaha Rp870,06 miliar, turun dari Rp925,95 miliar. Laba usaha Rp179,48 miliar, anjlok dari Rp702,1 miliar. Bagian laba ventura bersama Rp465,54 miliar, turun dari Rp833,27 miliar.
Bagian rugi entitas asosiasi Rp115,28 miliar, drop dari laba Rp2,37 miliar. Beban keuangan Rp865,31 miliar, bengkak dari Rp837,54 miliar. Beban lainnya Rp5,05 triliun, bengkak dari Rp428,86 miliar. Beban pajak final Rp235,12 miliar, susut dari Rp305,83 miliar. Rugi sebelum pajak Rp5,62 triliun, melonjak dari Rp34,49 miliar.
Jumlah ekuitas Rp3,39 triliun, berkurang signifikan dari akhir tahun sebelumnya Rp8,97 triliun. Defisit Rp3,62 triliun, bengkak dari Rp1,86 triliun. Total liabilitas Rp25,49 triliun, berkurang dari akhir 2024 senilai Rp25,67 triliun. Jumlah aset Rp28,79 triliun, mengalami lompatan dari Rp34,65 triliun. (*)
Related News
Fundamental Rapuh, Saham LUCY Menjadi Buruan Investor
Pendapatan Susut, Laba DKHH Melejit 112 Persen
Tidak Kuorum, WMUU Gagal Kantongi Izin Right Issue 6,1 Miliar Lembar
Drop 964 Persen, MEJA Bungkus Rugi Rp21,6 Miliar
PMJS Eksekusi Transaksi Rp10,83 Triliun, Telisik Detailnya
WIKA Beton Kembali Dipercaya Garap Proyek Metro Manila Subway





