Bernominal Rp1 Per Lembar, GOTO Bakal Private Placement 118,43 Miliar Saham, Siapa Minat?
:
0
EmitenNews.com -Perusahaan yang masih menderita rugi bersih Rp3,862 triliun dalam tiga bulan pertama tahun 2023, atau menyusut 41 persen dibanding periode yang sama tahun 2022 yang menyentuh Rp6,47 triliun dan defisit bertambah 3,3 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp122,34 triliun. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan melakukan private placement atau Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 118.436.392.950 lembar saham Seri A atau sebesar maksimum 10% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor, yang akan diterbitkan dari saham portepel Perseroan dengan nilai nominal Rp 1 per saham.
Tujuan PMTHMETD adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha, dan memperkuat posisi permodalan Perseroan. Jika dianggap perlu, setiap penerbitan PMTHMETD dimaksudkan untuk mendapatkan pendanaan untuk kepentingan terbaik perseroan dan anak perusahaannya.
Sebagai informasi dan untuk menghindari keragu-raguan, sampai dengan tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan masih belum melaksanakan PMTHMETD yang telah memperoleh persetujuan Rapat Umum pemegang Saham ( RUPS ) pada tanggal 28 Juni 2022 tersebut dikarenakan perseroan masih terus mengkaji apakah akan terlaksana serta opsi-opsi yang sesuai untuk melaksanakan PMTHMETD dengan memperhatikan kebutuhan serta kepentingan terbaik Perseroan serta kondisi pasar.
Adapun kepastian struktur pendanaan masih bergantung kepada kondisi pasar, minat dari calon investor di masa yang akan datang dan kepentingan terbaik Perseroan.
Related News
VKTR Bidik Tender Bus Listrik Transjakarta
RUPST PTPP Setujui Pengalihan 31,6 Juta Lembar Saham Seri B
Suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie Resmi Jadi Dirut VKTR
Wintermar (WINS) Tebar Dividen Rp8,81 Miliar, Cair Juni 2026
Industri Tambang Lesu, Laba ABMM Kuartal I Terpangkas 32,8 Persen
Jelang Right Issue, Ledakan USD Angin Segar untuk CBRE





