BFIN Bidik Restu RUPSLB untuk Alihkan Saham Treasuri Menjadi MESOP
:
0
Salah satu kantor usaha BFI Finance Indonesia.
EmitenNews.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) bersiap menggelar program Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP) sebagai program keterikatan kinerja perusahaan dengan manajemen serta karyawan.
Rencana tersebut akan direalisasikan melalui pengalihan saham treasuri yang sebelumnya diperoleh dari aksi pembelian kembali (buyback).
Direktur PT BFI Finance Indonesia Tbk, Sudjono, dalam keterangan resminya Senin (13/4/2026) menyebut implementasi program ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
“Pelaksanaan Program MESOP akan dilakukan Perseroan setelah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),” tulis Sudjono.
Rencana tersebut akan direalisasikan melalui pengalihan saham treasuri sebanyak 290.000.000 saham yang sebelumnya diperoleh dari aksi pembelian kembali (buyback) pada dua periode.
Sudjono menjelaskan, periode pertama 4 Agustus 2025 s/d 31 Oktober 2025 sebanyak 190.000.000 saham dengan nilai perolehan Rp147.311.728.616.
Periode kedua 23 Februari 2026 s/d 17 Maret 2026 sebanyak 100.000.000 saham dengan nilai perolehan Rp76.095.661.475.
Adapun, total saham hasil pembelian kembali mencapai 290.000.000 saham dengan total nilai Rp223.407.390.091 atau Rp223 miliar.
Sudjono menyambung, implementasi program ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Pelaksanaan Program MESOP akan dilakukan Perseroan setelah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk membahas agenda persetujuan pengalihan saham treasury kepada peserta Program pada tanggal 20 Mei 2026.
Related News
Direksi OMED Tambah Koleksi Saham, Borong 10 Ribu Lembar
Naik Kasta, MERK Jadwal Dividen 51,51 Persen Laba, Yield 7,05 Persen
Respons PP Ekspor SDA, Wilton Makmur (SQMI) Pastikan Belum Ada Dampak
Emiten Hapsoro (SINI) Bidik Ekspansi Besar, Pakai Skema Right Issue
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, TLKM Raup Pendapatan Rp37,2 Triliun
Rebalancing MSCI Efektif, BREN hingga CUAN Melonjak Meski Didepak





