EmitenNews.com - Memasuki 2022, DAMRI bersama PT Klik Indomaret Sukses (Indomaret) menggencarkan inovasi terbaru, yaitu proses pemesanan dan pembayaran tiket DAMRI melalui gerai Indomaret di seluruh Indonesia. DAMRI menargetkan bisa menjual lebih dari 10.000 tiket dalam satu tahun dari layanan ini.
Plt Corporate Secretary DAMRI, Siti Inda Suri, mengatakan bahwa Perusahaan menargetkan bisa meraup sedikitnya 30% transaksi dari sekitar 18.271 gerai Indomaret yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan asumsi dalam satu transaksi rata-rata pelanggan membeli dua tiket pergi-pulang, maka dalam satu tahun terdapat sekitar 5.000 transaksi atau 10.000 tiket.
"Umumnya tiket yang dijual di Indomaret adalah tiket untuk tujuan perjalanan yang bukan jarak jauh, yaitu dengan kisaran harga Rp 80.000 hingga Rp 150.000," ungkap Inda Suri di Jakarta, (13/1/2022).
Layanan hasil kerjasama DAMRI dengan Indomaret ini diharapkan kian memudahkan pengguna moda transportasi darat berupa bus mulai dari kelas bisnis, eksekutif, hingga royal.
"Dengan banyaknya gerai Indomaret yang tersebar di seluruh Indonesia, DAMRI semakin optimis bahwa inovasi tersebut dapat memberikan nilai tambah kepada pelanggan." tambah Siti.
Selai lewat Indomaret, pemesanan tiket DAMRI juga bisa dilakukan melalui aplikasi DAMRI Apps, lalu melakukan pembayaran di Indomaret terdekat dengan memberikan kode booking yang didapatkan dari hasil pemesanan melalui DAMRI Apps.
Setelah berhasil melakukan transaksi pembayaran di Indomaret, pelanggan akan mendapatkan bukti pembayaran berupa struk. Transaksipun berhasil dan e-ticketing dapat didapatkan melalui DAMRI apps maupun email.
Kerjasama penjualan tiket melalui Indomaret ini diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan untuk pembelian tiket perjalanan DAMRI yang lebih mudah dan nyaman bagi para pelanggan. Pelanggan cukup datang ke Indomaret terdekat dan lakukan transaksi pembelian tiket.
Reni menambahkan, program peningkatan jumlah IKM yang onboarding di pasar digital ini, merupakan salah satu langkah strategis untuk menjawab tantangan yang harus dihadapi IKM dalam menghadapi akses pemasaran yang terbatas, dan perubahan perilaku belanja konsumen yang lebih banyak memilih transaksi di pasar e-commerce.
Related News
Soal Investasi Rp11T Felda di BWPT, PM Malaysia Minta Bantuan Prabowo
Emiten Semen BUMN Pastikan Ketersediaan Pasokan di Aceh Terkendali
Prabowo Setuju Produksi Pemadam Berbahan Singkong Untuk Atasi Karhutla
Tenang! DPR Janji Pembahasan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini
Rusia Tawarkan Teknologi Drone hingga Pengolahan Limbah ke Indonesia
Kabut Asap Karhutla, Batal 43 Penerbangan dari Jakarta ke Kalimantan





