EmitenNews.com - PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) hingga kini belum merealisasikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Perseroan memilih bersikap hati-hati dengan menempatkan dana IPO pada instrumen perbankan yang aman, seperti deposito dan giro.

COIN meraih dana segar Rp220,58 miliar dari IPO yang digelar pada 9 Juli 2025. Dana tersebut sebelumnya direncanakan untuk memperkuat permodalan Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) dan Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC). Namun, realisasi belum dilakukan karena kondisi fundamental dan likuiditas kedua anak usaha dinilai masih kuat.

Direktur Utama COIN Ade Wahyu mengatakan, Perseroan memilih menunggu momentum yang lebih tepat seiring dinamika industri aset kripto. Kuatnya posisi keuangan CFX dan ICC memberi fleksibilitas bagi COIN untuk menunda injeksi modal.

“Kami mengamati perkembangan pasar terlebih dahulu agar penggunaan dana IPO bisa lebih efisien dan tepat sasaran,” ujar Ade dalam keterangan resmi, 21 Januari 2026.

Ke depan, COIN memastikan realisasi dana IPO akan dilakukan pada waktu yang paling optimal guna mendukung ekspansi bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.