Diburu Pemain Data Center, Demand Lahan Industri DMAS Lampaui Pasokan
:
0
Pintu masuk kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat
EmitenNews.com - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kota Deltamas, mengumumkan perolehan prapenjualan sebesar Rp1,15 triliun pada semester I 2026. Pencapaian tersebut 55% dari target Rp2,08 triliun untuk tahun ini.
“Capaian prapenjualan pada periode ini didominasi oleh sektor industri khususnya sektor data center," ujar Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Perseroan, dalam keterangannya, dikutip Minggu (6/9/2026).
Perseroan mencatat permintaan lahan industri sebesar 85 hektar, dan sebesar 75% berasal dari sektor data center.
Menurut Tondy, tingginya permintaan tersebut didukung oleh fasilitas dan infrastruktur yang komprehensif, seperti pasokan listrik dengan layanan premium, instalasi serat optik dengan tingkat redudansi yang handal, looping sistem pada ketersediaan air bersih maupun air daur ulang, serta pusat komando data dan keamanan.
Permintaan Lahan Industri Lampaui Pasokan
Dalam materi public expose live yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, manajemen DMAS merincikan total cadangan lahan (land bank) perseroan hingga 30 Juni 2026 mencapai 581 hektare (ha).
Lahan komersial paling luas yaitu 357 ha, dan lahan residensial masih tersedia 164 ha. Sementara itu, cadangan lahan industri tersisa hanya seluas 60 ha. Artinya, dengan permintaan yang mencapai 85 ha, perseroan masih harus menambah luas cadangan lahan untuk memenuhi permintaan tersebut.
Sebelumnya, pengembang dan pengelola kawasan terpadu modern berbasis industri Kota Deltamas menyampaikan target prapenjualan atau pre-sales senilai Rp2,08 triliun di tahun 2026. Prapenjualan lahan industri masih menjadi kontributor utama dalam mencapai target tersebut.
Selain ditunjang oleh prapenjualan sektor industri, juga termasuk produk komersial maupun hunian di Kota Deltamas.
“Target prapenjualan Rp2,08 triliun untuk tahun 2026 merupakan cerminan optimisme seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Related News
ISSP Ekspansi Produksi Pipa, Bidik Proyek Data Center hingga Energi
Optimalisasi 3.010 Aset TelkomGroup, Graha Merah Putih Dilirik BGN
Divestasi Distributor Coca Cola oleh PMUI Belum Kelar, Sahamnya Anjlok
IPO SWAP Mundur, Digantikan 1 Calon Emiten Baru dari Sektor Energi
Emiten HSC (HATM) Private Placement 640 Juta Saham, Free Float Menciut
Harga Saham Merosot 50%, Investor RGAS Ternyata Divestasi Senyap!





