Dirut BRI Finance Lulus Tes OJK, Komaruddin Hidayat dkk Masih Diproses
:
0
PT BRI Multifinance Indonesia, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
EmitenNews.com - Ignatius Susatyo Wijoyo dilaporkan telah lulus uji kemampuan dan kepatutan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjadi Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance.
Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus, dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Nomor KEP-166/PL.02/2026, dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM. Nomor AHU-AH.01.09-0397072 tertanggal 1 September 2026.
"Berdasarkan keputusan tersebut, Sdr. Ignatius Susatyo Wijoyo dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menjadi Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia," demikian bunyi petikan surat direksi BRI Finance yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (3/9/2026).
Seiring terbitnya hasil keputusan OJK tersebut, susunan direksi BRI Finance selanjutnya menjadi sebagai berikut: Ignatius Susatyo Wijoyo sebagai Direktur Utama, Primartono Gunawan selaku Direktur Bisnis, Ari Prayuwana sebagai Direktur Manajemen Risiko, dan Wahyudi Darmawan sebagai Direktur Operasional
Uji Kemampuan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Manajemen anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) itu juga melaporkan bahwa saat ini OJK masih dalam proses penilaian kemampuan dan kepatutan terhadap beberapa anggota dewan komisaris perseroan.
Mereka adalah Ventje Rahardjo sebagai Komisaris Utama, dan Madya Januar sebagai Komisaris, serta mantan Rektor Universitas Islam Syarif Hidayatullah dan Ketua Dewan Pers 2025-2028 Komaruddin Hidayat sebagai Komisaris Independen.
Sebagai informasi, penunjukan para anggota dewan direksi dan komisaris perseroan tersebut telah dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham pada 13 Mei 2026 lalu.
Related News
IHSG Melesat ke 6.667! BMRI Rajai Transaksi, CPIN-JPFA Top Gainer LQ45
Pemerintah Tawarkan Sukuk Wakaf Imbalan 6,7%, Dana untuk Program Ini
Jeda Siang IHSG Rally 1 Persen Lebih ke Level 6.663, Ini Pendorongnya
Harga Avtur Melonjak, Tarif Tiket Pesawat Domestik Terancam
Bursa Pagi Membara 0,56 Persen di 6.632, IHSG Uji Resistance 6.635
Pasar Menggeliat, Bungkus Saham-saham Berikut





