EmitenNews.com - Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengingatkan jajaran Direksi PT Pos Indonesia agar menjalankan proses transformasi perusahaan dengan mengedepankan tata kelola yang baik dan menghindari praktik rekayasa keuangan.

Pesan tersebut disampaikan Dony saat memimpin pertemuan dengan jajaran Direksi PT Pos Indonesia pada Rabu (5/8/2026). Pertemuan itu merupakan bagian dari monitoring rutin Danantara untuk mengawal pelaksanaan transformasi perusahaan agar berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen baru PT Pos Indonesia memaparkan perkembangan transformasi serta berbagai langkah perbaikan yang telah dilakukan. Menurut Dony, manajemen telah mampu memetakan persoalan utama perusahaan sekaligus menyiapkan solusi untuk memperbaiki kinerja.

Namun demikian, Dony menegaskan bahwa keberhasilan transformasi harus diawali dengan pembenahan tata kelola perusahaan.

"Yang paling penting sekarang tata kelolanya dibenahi. Jangan sampai ada rekayasa keuangan. Semua proses harus dijalankan dengan benar," ujar Dony, dikutip dari akun resmi BP BUMN.

Selain memperkuat tata kelola, Dony juga meminta Direksi PT Pos Indonesia menjaga soliditas organisasi dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh karyawan agar proses transformasi memperoleh dukungan dari seluruh insan perusahaan.

Danantara bersama BP BUMN akan terus memantau pelaksanaan transformasi PT Pos Indonesia sebagai bagian dari upaya memastikan perusahaan bergerak menuju organisasi yang lebih sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan tata kelola, transparansi, serta soliditas organisasi, PT Pos Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat perannya sebagai perusahaan nasional yang melayani masyarakat Indonesia.