DSSA Puasa Dividen, Mantan Petinggi Grup Lippo Kini Ditarik Sinar Mas!
:
0
Perhelatan RUPST DSSA pada Selasa (9/6/2026). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) emiten grup Sinar Mas memastikan tidak membagikan dividen tahun buku 2025. RUPST Selasa, 9 Juni 2026 sekaligus merombak direksi dengan masuknya mantan petinggi Grup Lippo, Marlo Budiman.
Corporate Secretary DSSA Susan Chandra dalam keterangan tertulisnya Kamis (11/6/2026) menyampaikan keputusan RUPST DSSA bahwa, "Tidak Ada Dividen. (RUPST) Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025 yang teratribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD230.539.143."
Adapun, atas hal tersebut saham DSSA pada intraday perdagangan Kamis (11/6) mendadak terkerek jatuh 10,13 persen di Rp710 pada pantauan 11.11 WIB.
Dari laba USD230,54 juta, Susan memaparkan hanya USD100.000 yang dialokasikan sebagai cadangan wajib.
"Sebesar USD100.000 dialokasikan sebagai cadangan wajib Perseroan sebagaimana diatur dalam Pasal 70 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sisa laba bersih sebesar USD 230.439.143 dialokasikan sebagai laba ditahan Perseroan," tulis Susan Chandra.
RUPST juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Timotius Max Sulaiman dari jabatan Direktur.
"Memberhentikan dengan hormat Bapak Timotius Max Sulaiman, S.E. selaku Direktur Perseroan serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan."
Sebagai gantinya, Marlo Budiman yang sebelumnya berkarier di Grup Lippo resmi diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur DSSA.
"Mengangkat Bapak Marlo Budiman sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan, dengan masa jabatan sesuai dengan masa jabatan anggota Direksi lainnya," jelas Susan Chandra.
Sebelum diusulkan masuk DSSA, Marlo menjabat Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Tbk hingga Mei 2026. Ia juga sempat memimpin PT Lippo Malls Indonesia dan PT Lippo Cikarang Tbk.
Related News
Raup Laba USD230 Juta, DSSA Putuskan Absen Bagi Dividen
Laba Q1-2026 Melesat, CBUT Genjot Hilirisasi Sawit
SDPC Pertahankan Sertifikasi Internasional ISO, Perkuat Standar Bisnis
Beda Nasib 2 Saham Ini Usai Suspensi, Melejit ARA dan Junam ARB
MIKA Tebar Dividen Rp43, Cek Tanggal Cairnya
Laba Bank Mestika Turun 21 Persen ke Rp319,98M, Target Naik ke KBMI 2





