EmitenNews.com - PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) melaju di semester I 2026 dengan mengemas penjualan bersih perseroan yang naik 13,26% secara tahunan. Pendapatan AUTO tertakar menjadi Rp10,85 triliun dari sebelumnya Rp9,58 triliun.

Laporan keuangan AUTO (Unaudited) yang meluncur terbit pada Senin (27/7/2026) menyebut, raihan ini didorong solidnya segmen manufaktur seperti permintaan komponen dan suku cadang di pasar domestik maupun ekspor.

Meski beban pokok ikut naik 13,79% ke Rp9,16 triliun dari Rp8,05 triliun. Walau begitu, AUTO masih bisa menjaga margin dengan membukukan laba bruto Rp1,68 triliun atau tumbuh 9,80% dari Rp1,53 triliun.

Di lini laba, AUTO tampil lebih agresif. Laba sebelum pajak meroket 19,82% menjadi Rp1,33 triliun dari Rp1,11 triliun. 

Alhasil, laba bersih yang diatribusikan ke induk melesat 22,48% ke Rp1,15 triliun dari Rp938,96 miliar.

Hingga akhir Juni 2026, aset AUTO menggemuk 5,62% menjadi Rp23,88 triliun dari Rp22,61 triliun di Desember 2025.

Liabilitas juga naik 14,19% ke Rp6,68 triliun dari Rp5,85 triliun. Sementara ekuitas naik tipis 1,48% ke Rp17,19 triliun dari Rp16,94 triliun.

Rilis kinerja disambut positif pasar. Pada intraday perdagangan Senin (27/7), saham AUTO ditutup menguat 1,56% atau 40 poin ke Rp2.610.