Perkuat Modal, Bank Mandiri (BMRI) Terbitkan Surat Utang USD750 Juta
:
0
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Perkuat modal, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menerbitkan Additional Tier 1 Capital dalam bentuk perpetual bond senilai USD750 juta. Surat utang yang diterbitkan pada 10 September 2026 tersebut memiliki initial distribution rate 7,35% per tahun.
Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (11/9/2026), Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista mengatakan, perpetual bond tersebut ditawarkan kepada investor di luar Amerika Serikat berdasarkan Regulation S dan telah dicatatkan di Singapore Exchange (SGX-ST).
"Penerbitan ini dilakukan sebagai instrumen modal inti tambahan bank dan mengacu pada ketentuan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum beserta perubahannya," kata Adhika Vista dalam keterbukaan informasi BEI.
Dana hasil penerbitan perpetual bond akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Penerbitan tersebut juga diperkirakan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan Bank Mandiri.
Untuk aksi korporasi ini, Bank Mandiri menunjuk The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, J.P. Morgan Securities plc, Mandiri Securities Pte. Ltd., dan Standard Chartered Bank sebagai joint lead managers.
Satu hal, penawaran perpetual bond tersebut bukan merupakan penawaran umum sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal maupun penawaran tanpa penawaran umum atas efek bersifat utang dan/atau sukuk.
Nilai penerbitan perpetual bond berada di bawah 20% dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026. Dengan demikian, transaksi tersebut tidak termasuk transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020. ***
Related News
Ogah Dana Bursa Lagi, ERA Indonesia (IPAC) Siap Delisting dari BEI
Urai Free Float BEI, Kalbe Farma (KLBF) Kaji Opsi Delisting Anak Usaha
Kaji Capex Rp1T, Kalbe Farma (KLBF) Bahas Tekanan Rantai Pasok Global
BEI Suspensi Dua Saham, Salah Satunya Milik Haji Isam (JARR), Ada Apa?
Investor Meradang, Emiten Raffi-Nagita (RANS) Ungkap Fakta ini
Investindo Arya Juga Kurangi Porsi Saham di Emiten TP Rachmat (TAPG)





