Sebagai kepala sekretariat IPDD, Daniela Carrera dari Tropical Forest Alliance Global menyatakan: “Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan tidak perlu saling eksklusif. Untuk mencapai keduanya secara bersamaan, diperlukan dialog yang dapat dipercaya dan upaya bersama. Melalui IPDD kami menciptakan sarana untuk mencapai tujuan”
Memasuki sesi diskusi, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI, Ignatius Denny Wicaksono, CFA menyatakan bahwa banyak upaya yang telah dilakukan oleh BEI dalam memberikan informasi secara lebih baik kepada para investor untuk mendukung investasi berkelanjutan dalam jangka panjang, seperti disclosure yang lebih baik, maupun mendukung dialogue dan engagement investor kepada Perusahaan Tercatat.
“Untuk meningkatkan awareness terhadap Global Disclosure Standard, BEI juga selalu mengedepankan upaya partnership dengan berbagai pihak. Harapan ke depannya adalah adanya ESG disclosures yang lebih baik, lebih terintegrasinya ESG dalam strategi investasi, inisiatif terkait climate yang lebih baik, dan pasar modal yang lebih berkelanjutan dan mendukung ketahanan iklim.” Lanjutnya.
Menimpali diskusi, Seiji Kawazoe CFA CMA Global Initiative Fellow Sumitomo Mitsui Trust menyampaikan komitmen yang diambil oleh pemerintah Indonesia menghasilkan momentum yang kuat dalam tindakan kebijakan deforestasi yang secara jelas menunjukkan rambu-rambu jalan di masa depan di pasar keuangan.
Related News
BEI Beri Sanksi 204 Emiten, Ada WIKA, KAEF, TINS, MNCN, hingga PADI
Presidensi G20 AS 2026, Gubernur BI Ungkap Tiga Respon Kebijakan
BEI Sentil 204 Emiten Bandel, Beri Peringatan Tertulis I
Jelang Delisting 18 Emiten, BEI: Buyback Wajib Jadi Tanggung Jawab
Sinyal Positif, Kepercayaan Investor Meningkat Dorong Penguatan IHSG
Indonesia SIPF Rilis Consultation Paper, Bidik Payung Hukum Lebih Kuat





