EmitenNews.com - PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) berencana melaksanakan dua aksi korporasi. Keduanya akan dimintai persertujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan Selasa 9 Juni 2026 mendatang.

Berdasarkan keterbukaan informasi, erseroan mengajukan pembentukan Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP) melalui penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 34.329.265 saham, atau setara dengan 0,2% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Kedua, perseroan akan meminta persetujuan atas rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan jumlah penerbitan saham baru maksimal 1.647.804.724 saham, atau sekitar 9,6% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.

Manajemen SAME menjelaskan, program MESOP dirancang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi direksi, manajemen kunci, dan karyawan strategis yang dinilai berperan penting dalam pertumbuhan Perseroan selama beberapa tahun terakhir.

Melalui program ini, Perseroan berharap dapat meningkatkan motivasi sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of ownership) yang lebih kuat terhadap bisnis Grup SAME.

Saham baru untuk program MESOP akan diterbitkan dari portepel perusahaan dengan nilai nominal Rp20 per saham. Program tersebut direncanakan berlangsung secara bertahap selama periode 2026–2031.

Apabila memperoleh persetujuan pemegang saham, Perseroan berencana menerbitkan sekitar 25% dari total alokasi saham MESOP setiap tahun selama empat tahun berturut-turut, dengan ketentuan masa tunggu (vesting period) tertentu.

Pendanaan program ini akan sepenuhnya menggunakan kas internal dan sumber pendanaan resmi Perseroan, sehingga tidak membebani peserta program.

Berdasarkan Daftar Pemegang Saham (DPS) per 30 April 2026, mayoritas saham SAME saat ini dimiliki oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK) sebesar 84,83%, sedangkan masyarakat memegang porsi 15,17%. Adapun pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) Perseroan adalah Eddy Kusnadi Sariaatmadja sebagai pengendali EMTEK.

Manajemen memperkirakan penerbitan seluruh saham dalam program MESOP hanya akan menimbulkan efek dilusi maksimal sekitar 0,20% bagi pemegang saham eksisting.