Emiten RS Grup Astra (HEAL) Siapkan Rp200 Miliar Buyback Saham
Manajemen Hermina (HEAL) pada saat RUPSLB. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Emiten pengelola jaringan rumah sakit grup Astra, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) resmi menyiapkan dana hingga Rp200 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham (buyback) di tengah volatilitas pasar saham domestik.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Jumat (30/1/2026), manajemen HEAL menyebutkan bahwa aksi buyback akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 30 Januari hingga 30 April 2026. Perseroan menargetkan pembelian kembali maksimal 125 juta lembar saham dengan batas harga tertinggi Rp1.800 per saham.
Direktur HEAL Yulisar Khiat dikutip Minggu (1/2/2026) menjelaskan bahwa langkah buyback ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham Perseroan di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental jangka panjang HEAL.
“Pelaksanaan buyback ini dilakukan untuk menstabilkan harga saham serta memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam pengelolaan struktur permodalan jangka panjang,” ujar Yulisar dalam keterangan tertulisnya.
Yulisar menambahkan, saham trasuri hasil buyback berpotensi untuk dilepas kembali di kemudian hari apabila Perseroan membutuhkan tambahan modal dengan valuasi yang lebih optimal.
"Saham tresuri hasil buyback dapat dijual kembali di masa mendatang dengan nilai yang optimal jika Perseroan membutuhkan penambahan modal," ujar Yulisar dalam surat resminya.
Yulisar menjelaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan berdampak signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan, mengingat kondisi arus kas dan modal kerja HEAL dinilai cukup kuat untuk mendanai seluruh proses buyback.
Related News
Laba Naik, Pendapatan 2025 Emiten Alkes (OMED) Tembus Rp2,06 Triliun
Investasi Perdana, Bos BRMS Timbun 1,35 Juta Saham Senilai Rp1,03M
MedcoEnergi Pastikan Bayar Obligasi Rp150 Miliar, Dana Sudah Disiapkan
Garuda Indonesia (GIAA) Masih Catat Rugi di Sepanjang 2025
Ditopang Grup AMRT Cs, Laba BLOG Melaju 29,1 Persen Meski EPS Tergerus
Melonjak 36 Persen, Laba Grup Djarum (SUPR) Sentuh Rp1,32 Triliun





