Fed Naikkan Suku Bunga, Indeks Dow Jones Anjlok 631 Poin
:
0
Indeks utama saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Rabu waktu setempat.(Ilustrasi: Magnific)
EmitenNews.com - Indeks utama saham Amerika Serikat ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Rabu waktu setempat. Penurunan bursa Wall Street ini terjadi setelah bank sentral AS, Federal Reserve, memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin sesuai dengan perkiraan pasar.
Berdasarkan data perdagangan dari Trading Economics, indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0,4 persen dan indeks Dow Jones kehilangan hingga 631 poin. Di sisi lain, indeks Nasdaq 100 bergerak lebih terbatas dan ditutup dalam posisi hampir datar.
Proyeksi median dari anggota Federal Open Market Committee (FOMC) mencerminkan perkiraan satu atau dua kenaikan suku bunga tambahan pada tahun ini. Penyesuaian ini sejalan dengan revisi ke atas pada proyeksi inflasi dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), bersamaan dengan pandangan penurunan angka pengangguran untuk tahun-tahun mendatang.
Sentimen negatif pasar diperkuat oleh penyampaian dari Ketua FOMC Warsh yang memberikan pandangan agresif. Warsh memprioritaskan perjuangan melawan inflasi dan menegaskan kembali bahwa indikator saat ini tetap tinggi. Pernyataan ini menjadi kebalikan dari pidato sebelumnya yang mengisyaratkan tindakan terhadap harga sambil meremehkan suku bunga acuan sebagai alat kebijakan pilihan.
Dinamika pengetatan moneter di AS ini turut memberikan dampak bagi pasar keuangan Indonesia. Kenaikan suku bunga acuan AS serta ketidakpastian pasar global berpotensi memicu tekanan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah akibat arus keluar modal asing yang kembali ke aset berdenominasi USD.
Di bursa AS, keputusan moneter tersebut langsung memukul sektor-sektor yang sensitif terhadap kredit. Saham Bank of America tercatat turun 2,7 persen, Wells Fargo kehilangan 3 persen, dan Citi melemah 2,4 persen.
Tekanan juga meluas ke industri teknologi skala besar. Perusahaan-perusahaan AI berkapitalisasi besar merosot, di mana saham Microsoft mengalami penurunan sebesar 1,4 persen dan Alphabet kehilangan 0,6 persen pada sesi penutupan.(*)
Related News
Bunga AS Naik, Dolar Melambung Sapu Mata Uang Global
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin Pasar Saham AS Berguguran
The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin, Ini Alasannya
The Fed Naikkan Suku Bunga, Waspada Efek Domino ke Rupiah dan IHSG
Risiko Iklim Strategi Nyata dan Standar Ketahanan Bisnis di Era Global
Harga Emas Antam Naik Tipis Jelang Keputusan Fed





