Gunung Merapi Erupsi Raja Yogya Minta Warga Tenang, Kerusakan Akibat Tambang Tertutupi
:
0
Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. dok Solo Pos.
EmitenNews.com - Begini cara Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X menyikapi Gunung Merapi yang kembali erupsi, Sabtu (11/3/2023). Raja Yogya itu menyebutkan, erupsi Gunung Merapi bermanfaat untuk menambal lahan-lahan berlubang di sekitar gunung yang rusak akibat aktivitas tambang pasir. Minggu (12/3/2023) pagi, ada guguran awan panas sebanyak enam kali.
Menurut Sultan HB X, erupsi Gunung Merapi pada Sabtu (11/3) bermanfaat untuk menambal lahan-lahan berlubang di sekitar gunung yang rusak akibat aktivitas tambang pasir. Aktivitas vulkanik Merapi akan berhenti sendiri meski butuh waktu tidak sebentar.
"Yang penting 'ngebaki' (memenuhi) yang dirusak karena ditambang, itu saja. Nanti kalau lubang-lubang itu sudah tertutup kan berhenti sendiri. Memang itu perlu waktu lama karena tidak hanya di atas, yang di bawah kan juga pada berlubang," kata Sultan HB X, di Jogja Expo Center (JEC) Bantul, Sabtu (11/3/2023).
Sejauh ini, status Merapi masih Level III. Tidak berubah sejak November 2020. Sejauh ini belum ada imbauan evakuasi bagi warga sekitar sebab luncuran awan panas guguran masih belum melampaui jarak aman rekomendasi BPPTKG.
Sultan meminta agar masyarakat tak perlu panik menghadapi awan panas guguran yang meluncur sampai maksimal empat kilometer. "Sekarang memang harus keluar ya memang 'nyembur', tapi kan hanya satu kilometer, dua kilometer karena yang ditambang di sekitar situ."
Related News
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI, 1.200 UMKM Siapkan Kuliner Gratis
Menkum Ungkap Perintah Presiden Jelas Soal RUU Perampasan Aset
Usut Penyelewengan di BUMN, Presiden Usul Bentuk Pengadilan Khusus
Bareskrim Ungkap Modus Penyelundupan 28 Ton Timah Tujuan Malaysia
Kasus Perintangan Hukum, Hakim Kasasi MA Bebaskan Eks Petinggi JakTV





