EmitenNews.com - Varian Hantavirus sudah terdeteksi masuk Indonesia. Tetapi, jangan terlalu khawatir, apalagi sampai menyamakannya dengan pandemi Covid-19. Sebanyak 23 kasus Hantavirus yang ditemukan di Tanah Air sejak 2023 merupakan varian ringan dan tidak memiliki tingkat fatalitas setinggi kasus yang ditemukan di kapal pesiar MV Hondius. Pola penularannya mirip dengan leptospirosis, melalui hewan pengerat seperti tikus.

Demikian keterangan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono kepada pers, seperti dikutip Kamis (14/5/2026).

Sejauh ini, terdapat dua varian utama hantavirus di dunia. Namun, Indonesia saat ini  hanya mendeteksi jenis Hanta Fever Renal Syndrome (HFRS), yang memiliki tingkat kematian relatif rendah, sekitar 15 persen. Persentase itu, jauh lebih rendah dibanding varian Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang tingkat fatalitasnya bisa mencapai 60 hingga 80 persen.

"Di Indonesia sudah ditemukan 23 kasus sejak tahun 2023, tapi semuanya Hanta Fever Renal Syndrome yang ringan. Kalau Hantavirus seperti yang ditemukan di kapal pesiar itu, di Indonesia belum ada," ujar Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, di Gedung Dinas Kesehatan Jawa Barat, Bandung.

Pola penularan Hantavirus mirip dengan leptospirosis, yakni melalui hewan pengerat seperti tikus, terutama pada lingkungan dengan sanitasi buruk atau pascabanjir.

Nah, karena memiliki gejala yang serupa, Kementerian Kesehatan kini menerapkan pemeriksaan ganda bagi pasien yang dicurigai mengalami leptospirosis. Intinya, semua yang dicurigai leptospirosis juga harus diperiksa Hantavirus.

Satu hal, Dante menegaskan bahwa kondisi ini tidak berbahaya seperti pandemi COVID-19. "Enggak, enggak berbahaya. Kasus ada di beberapa daerah, tapi karena ini data konfidensial, masih kami simpan." 

Mengenai kasus kematian di kapal pesiar MV Hondius yang sempat memicu kekhawatiran global akibat dugaan penularan antarmanusia, Dante mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih melakukan penyelidikan.

"Penularan dari manusia ke manusia pada kasus yang menyebabkan kematian itu masih belum dikonfirmasi WHO. Angka kematian tiga orang di kapal pesiar tersebut juga masih diselidiki," tegas Wamenkes Dante.

Risiko Pandemi Global Wabah Hantavirus Masih Rendah