Harga Emas Meroket, IHSG Uji Level 6.500
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat secara mingguan. Sentimen positif terutama dari data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) di bawah perkiraan. Data nonfarm payrolls di luar dugaan mencatat pengurangan 23 ribu lapangan kerja edisi Juli 2026, menyusul revisi ke bawah atas penambahan 20 ribu lapangan kerja Juni 2026.
Data ketenagakerjaan Mei 2026 juga direvisi turun. Data itu, meningkatkan ekspektasi kalau the Fed tidak perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, dan dapat mempertahankan kebijakan moneter tetap saat ini. Harga minyak mentah menguat sekitar 1 persen perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026.
Lompatan itu terjadi di tengah penantian negosiasi antara AS, Iran, dan negara-negara Timur Tengah mengenai akses Selat Hormuz. AS akan meilis sejumlah data ekonomi seperti CPI, PPI, penjualan ritel, dan indeks Michigan Consumer Sentiment. Menurut LSEG, saat ini peluang the Fed menaikkan suku bunga pada September 2026 tersisa 43,9 persen dari sebelumnya 57 persen.
Probabilitas the Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan September 2026 mendatang menjadi 60,4 persen dari 43,2 persen. Harga emas menguat pada level tertinggi selama tujuh pekan di level USD4,336 per troy oz. Dari domestik, akan rilis indeks Keyakinan Konsumen, penjualan ritel, penjualan sepeda motor, dan penjualan mobil.
Rebalancing MSCI dijadwalkan pada 12 Agustus 2026 dengan perubahan berlaku efektif 31 Agustus 2026. Namun, MSCI masih mempertahankan pembekuan penambahan saham baru Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati level MA20 weekly sekitar level 6.488.
Kalau IHSG dapat menembus level MA20 tersebut, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.500 pekan ini. Peluang kenaikan suku bunga the Fed berkurang, penguatan harga emas, dan koreksi harga minyak akan menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menjagokan saham TLKM, EXCL, ANTM, BBRI, dan TPIA. (*)
Related News
IPOT Padukan Esports dan Literasi Keuangan di Esports Kapolri Cup 2026
Menanti Rebalancing MSCI, Ini Potensi Nasib CPIN dan GOTO
Proyeksi IHSG (10/8), Bidik Level Di Atas 6.400, Cek Saham Ini!
IHSG Uji Area 6.554, Cermati Resistance dan Support Berikut!
Trimegah AM Luncurkan XTRA Sebagai Akses Baru Investasi Emas
Kemitraan Danantara–JBS Siapkan USD5M untuk Ekspansi Bisnis di ASEAN





