Hartono Franscesco Jual 61,17 Juta Saham PEGE, Serok Saham DMMX Rp59,18 Miliar
:
0
EmitenNews.com—Sebelum memborong saham di PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) senilai Rp59,18 miliar pada Jumat (14/10), Hartono Franscesco diketahui melepas sebagian kepemilikannya di PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) dalam transaksi jual yang diperkirakan senilai Rp42,32 miliar.
DMMX merupakan emiten penyedia jasa platform media digital, adapun PEGE adalah perusahaan manajemen investasi dan perdagangan sekuritas. Hartono Franscesco tecatat sebagai salah satu komisaris di DMMX dan salah satu pemegang saham signifikan di PEGE.
Menurut keterbukaan informasi ke otoritas Bursa, Selasa (18/10), Hartono Franscesco memborong 54,8 juta lembar saham Perseroan di harga Rp1.080/saham pada 14 Oktober 2022, dengan nilai transaksi Rp59,18 miliar dalam bentuk investasi langsung. Dengan pembelian itu, kepemilikan Hartono di DMMX berlipat menjadi 1,3728% (105,602 juta saham) dari sebelumnya 0,6604% (50,802 juta saham).
Sehari sebelum transaksi beli di DMMX, Kamis (13/10), Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) merilis data rekap kepemilikan saham tertentu di atas 5% per 12 Oktober 2022 untuk semua emiten. Dari data tersebut terungkap adanya transaksi jual signifikan di saham PEGE, di mana Hartono Franscesco telah melepas sebanyak 67.170.000 saham Perseroan, sehingga kepemilikan yang semula 18 persen berkurang menjadi 15,63 persen.
Tak tersedia data kapan pastinya transaksi jual Hartono di PEGE itu dilakukan. Namun, dari keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen PEGE dan dirilis di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 6 Oktober 2022, jumlah kepemilikan Hartono per 30 September masih 18%.
Data perdagangan, pada tanggal 6 Oktober 2022, saham PEGE ditutup di harga Rp665, lalu konsisten menurun hingga ditutup di Rp630/saham pada 12 Oktober 2022, dan menanjak menjadi Rp650 pada 14 Oktober 2022. Jika memakai harga penutupan pada 12 Oktober (sesuai tanggal data KSEI atas perubahan saham Hartono), yakni Rp630/saham, maka transaksi tersebut diperkirakan senilai Rp42,32 miliar.
Related News
Usai Degradasi MSCI, Saham CPIN Dilepas Derivatif UBS London Rp11,4M
PTPP Restrukturisasi Utang Rp18T, Ada Opsi Bayar dari Hasil Divestasi
KLBF Buka Opsi Delisting EPMT Jika Tak Bisa Penuhi Free Float
Presdir ASBI Hastanto Mundur Usai Direktur Keuangan Dibebastugaskan
Punya Pabrik Baru, SMLE Bidik PT Sinarom Beroperasi Penuh di 2027
Tersengat Gejolak Global, Kalbe (KLBF) Bakal Tinjau Ulang Capex 2026





