Hingga Mei 2024, Triniti Land (TRIN) Catat Pra Penjualan Rp608M
:
0
Manajemen TRIN, usai RUPST di Jakarta Jumat (28/6).
EmitenNews.com -PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land mencatatkan pendapatan pra penjualan atau marketing revenue sebesar Rp608,6 miliar hingga akhir bulan Mei 2024.
Hasil itu naik sebesar 79 persen dibanding marketing revenue Perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp339,5 miliar.
CEO Triniti Land, Ishak Chandra mengatakan, perseroan meraih 50,7 persen dari target marketing revenue tahun 2024.
”Melihat pencapaian Marketing Revenue s/d Mei 2024, kami perkirakan Penjualan Triniti Land sampai akhir tahun akan naik minimum 25 persen-30 persen dari Pencapaian tahun lalu. Kami berkeyakinan, Persero bisa mencapai target Marketing Revenue sebesar Rp. 1.2 Triliun untuk tahun 2024 ini.”terang Ishak dalam keterangan resmi, Kamis 27 Juni 2024.
Ia merinci, Sequoia Hills masih menjadi kontributor terbesar dari raihan marketing revenue yakni sebesar Rp313 miliar atau sebesar 51,4 persen melalui berbagai produknya yakni: The Leroy, Earthville dan Mono.
Selain itu, proyek high rise Triniti land di Tangerang, Collins Boulevard menyumbangkan Rp231,8 miliar atau sebesar 38 persen dari total marketing revenue Perseroan.
Proyek baru Triniti Land diperkirakan akan mulai berkontribusi terhadap marketing revenue pada tahun ini seperti Holdwell Business Park melalui pengembangan Modern Business Park yang terintegrasi di Lampung dan pengembangan proyek TanoMori di Labuan Bajo yang merupakan Kawasan Pariwisata kelas dunia.
“Triniti Land juga tengah mempersiapkan berbagai cluster baru di proyek Sequoia Hills untuk memperkuat marketing revenue hingga akhir tahun nanti.”pungkas Ishak Chandra.
Related News
Anak Usaha SMGR Suplai Beton Sekolah Rakyat di Empat Provinsi
WTON Suplai Material Proyek NPEA Pelindo, Kontrak Capai Rp153M
PPRO Lepas Hotel Prime Park Bandung Rp133M, Fokus Perkuat Bisnis Inti
GOTO Pastikan PHK Tokopedia Tak Berdampak Material ke Kinerja
Saham LUCY Terbebas dari HSC, Tapi Ambruk 10 Hari Beruntun
AADI Suntik Pinjaman USD100,8 Juta ke Kaltara Power Indonesia





