EmitenNews.com—Pada perdagangan Senin (26/12), Bursa saham Wallstreet ditutup libur Natal. Bursa saham Asia ditutup mayoritas menguat ditengah minimnya sentimen. Selain itu pelaku pasar juga mencermati lonjakan kasus Covid 19 di China.
Harga minyak mentah WTI ditutup menguat setelah Rusia berencana memangkas produksi minyak.
IHSG ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/12), penguatan ditopang oleh sektor IDXENER (+1.90%), IDXPRO (+0.61%), dan IDXINDUS (+0.31%). Investor Asing mencatatkan net sell sebesar IDR 181 Milyar.
Dimas Wahyu Analis Bahana Sekuritas memperkirakan hari ini Selasa (27/12) IHSG berpotensi menguat dengan range 6780-6880,saham sektoral yang dapat diperhatikan Banking, Infrastructure, Healhcare, dan Cement.
BRIS Dalam fase Riding setelah berhasil mantul dari Bottoming Downtrend Channel Area beli terbaik pada 1300-1350 Trailing Stopp jika Closing di bawah level 1280.
JSMR Terbentuk White Spinning berpotensi terjadinya penguatan Area beli terbaik pada range 2970- 3000 Stoploss jika Closing di bawah level 2950.
KLBF Berhasil Rebound dari Bottoming Pararel Channel berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada range 2050- 2100 Stoploss jika Closing di bawah level 2020.
ICBP Terbentuk Hammer berpotensi terjadinya Rebound Area beli terbaik pada range 10100-10200 Stoploss jika Closing di bawah level 10000.
INTP Berhadil Rebound dari Bottoming Area berpotensi melanjutkan penguatan Area beli terbaik pada range 9750- 9850 Stoploss jika Closing di bawah level 9625.
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM





