IHSG Ditutup Melonjak 1,65 Persen, Cek 3 Saham Top Gainers LQ45
:
0
Screen perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan performa cemerlang. Pada perdagangan Senin (25/11), IHSG ditutup melesat 1,65% atau naik 118,54 poin ke level 7.314,11 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG bergerak dari batas atas di level 7.329 hingga batas bawah pada level 7.195 setelah dibuka pada level 7.195.
Penguatan ini disebut menandai optimisme pasar di tengah dinamika ekonomi global.
Kenaikan IHSG ditopang oleh penguatan di 10 sektor, meski sektor teknologi justru tertekan hingga 1,17%. Sektor keuangan menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan sebesar 1,49%, diikuti sektor perindustrian yang naik 1,28% dan sektor energi yang melonjak 1,11%. Sektor barang konsumsi primer juga mencatat pertumbuhan solid sebesar 0,98%, sementara sektor barang konsumsi nonprimer terangkat 0,70%.
Kinerja sektor lainnya pun positif, termasuk sektor properti dan real estat yang naik 0,52%, sektor infrastruktur yang terangkat 0,35%, serta sektor transportasi dan logistik yang naik 0,15%. Bahkan sektor barang baku berhasil mencatat penguatan tipis sebesar 0,03%
Pada perdagangan hari ini, volume transaksi mencatatkan 35,3 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp17,9 triliun. Sebanyak 299 saham menguat, 291 saham melemah, dan 200 saham stagnan.
Di sisi saham unggulan, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memimpin daftar top gainers LQ45 dengan kenaikan 8,75% ke level Rp1.490 per saham. Disusul oleh PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang naik 6,69% ke Rp3.040, serta PT Astra International Tbk (ASII) yang melesat 5,40% ke Rp6.400.
Namun, tak semua saham mengikuti tren positif. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) memimpin daftar top losers LQ45 dengan penurunan sebesar 5,45% ke Rp560. Saham lainnya yang mencatat pelemahan adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 4,46% ke Rp5.750, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang melemah 3,07% ke Rp1.580.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya TPIA sebesar Rp900 menjadi Rp7.250 per lembar dan BYAN sebesar Rp725 menjadi Rp19.700 per lembar serta GEMS sebesar Rp625 menjadi Rp10.900 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya JSPT sebesar Rp1.050 menjadi Rp8.925 per lembar dan SONA sebesar Rp1.000 menjadi Rp9.100 per lembar serta KARW sebesar Rp650 menjadi Rp6.000 per lembar.
Related News
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747
Vietnam Airlines Bidik Laba Meski Bahan Bakar Melonjak, Garuda Bisa?





