IHSG 'Kiamat' di Hari Jumat, Lewati Level Terendah 5 Tahun Terakhir
:
0
Monitor perdagangan IHSG terpantau 'Merah Total'. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Sebagaimana kiamat yang diyakini datang tepat di hari Jumat, pada Jumat (5/6/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin longsor dan jatuh ke titik terendah dalam lima tahunan terakhir ke level 5.594,76.
Level IHSG kali ini benar-benar menjadi yang terendah sejak masa krisis pandemi Covid-19 tertanggal 19 Mei 2021 yang saat itu sempat jatuh di level 5.760,58.
Catatan Riset MNC Sekuritas pada Jumat (5/6) turut menyampaikan bahwa, “Pelemahan pasar (hari ini) diperkirakan dipicu oleh menurunnya kepercayaan investor global terhadap aset Indonesia, tercermin dari tekanan yang terjadi secara bersamaan pada pasar saham dan nilai tukar Rupiah.”
Narasi Sell Indonesia dan Kaburnya Investor Asing Rp59,65T (YTD)
Adapun, ramainya narasi Sell Indonesia yang digaungkan media global seperti Bloomberg hingga The Strait Times, membuat investor asing yang menaruh asetnya di Bursa RI makin kalang kabut.
Indeks pada penutupan perdagangan Jumat (5/6) mencatat level IHSG yang makin ambles 245,019 poin atau 4,20 persen ke level 5.594,76.
Di seluruh pasar, investor asing terpantau kabur meski terjadi foreign buy Rp12,69 triliun. Hal itu masih harus berhadapan dengan tekanan foreign sell yang sebanyak Rp14,74 ttriliun.
Hasilnya, tercatat net foreign sell Rp2,05 triliun yang terjadi dalam seharian perdagangan Jumat (5/6). Aksi jual bersih itu membuat total outflow asing secara year-to-date bengkak menjadi Rp59,65 triliun.
Dengan demikian, penutupan Jumat ini resmi jadi titik terendah IHSG sejak pandemi Covid-19, sekaligus menghapus seluruh kenaikan yang sempat membawa indeks ke All-Time High 9.134,70 pada 20 Januari 2026.
Dalam kurang dari lima bulan, indeks komposit telah ambles 3.539,94 poin atau 38,75 persen dari puncaknya ke level 5.594,76.
Related News
Telkomsel Pertegas Komitmen Berdampak Positif via Bisnis Berkelanjutan
BTN Pacu Penerapan GCG
IHSG Ambruk 4,2 Persen di Akhir Pekan, Makin Jauh dari Level 6.000
IHSG Jumat Siang (5/6) Ditutup Jebol 2,5 Persen Lagi, 10 Sektor Drop
Bursa RI Bertahan di Emerging Market, Ternyata Karena Ini
S&P 500 Tolak Beri SpaceX Dispensasi Pencatuman Awal Sebelum IPO





