Terus Menguat, IHSG Jejak Level 6.400
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Aji Emitennews
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup menguat pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026. Penguatan dipicu kenaikan saham Amazon meski yield US-Treasury bertenor 30 tahun meningkat pada level tertinggi sejak 2007 di level 5,25 persen, dan tenor 10 tahun pada kisaran 4,7 persen, merupakan level tertinggi sejak Januari 2025.
Harga minyak Brent ditutup menguat 1,2 persen mendekati level USD88 per barel, sehingga membukukan kenaikan hampir 24 perse edisi Juli 2026, merupakan kenaikan tertinggi sejak Maret 2026 akibat eskalasi geopolitik, dan meningkatnya kekhawatiran akan suplai minyak global.
Investor akan mencermati perkembangan konflik AS-Iran, dampaknya terhadap gejolak harga minyak mentah, dan prospek inflasi. Selain itu, pergerakan indeks juga akan dipengaruhi volatilitas saham berhubungan dengan AI, seiring rilis kinerja keuangan SpaceX, dan AMD pekan ini.
Data ekonomi Amerika Serikat (AS), terutama data tenaga kerja, juga akan dicermati investor. Data nonfarm payrolls diperkirakan menunjukkan kenaikan penyerapan tenaga kerja 91 ribu edisi Juli 2026 dari 57 ribu Juni 2026, sedang tingkat pengangguran diperkirakan meningkat menjadi 4,3 persen dari 4,2 persen.
Kalau data nonfarm payrolls lebih tinggi dari estimasi dapat meningkatkan ekspektasi bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September mendatang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat edisi Juli 2026, setelah selama enam bulan berturut-turut IHSG mencatatkan return bulanan negatif.
Sejumlah data ekonomi domestik akan rilis pekan ini, yaitu indeks manufacturing PMI, neraca perdagangan dan inflasi, GDP kuartal II 2026, cadangan devisa, dan indeks harga properti. Sementara itu, penyesuaian harga BBM non-subsidi mulai 1 Agustus 2026 berpotensi menambah faktor positif. Secara teknikal, IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan dengan menguji level 6.300-6.380.
Berdasar data dan fakta itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para invvestor untuk menyerap sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Astra International (ASII), Amman Mineral (AMMN), Perusahaan Gas Negara alias PGN (PGAS), Trimegah Bangun Persada (NCKL), dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP). (*)
Related News
IHSG Awal Agustus Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham
Wartawan Foto Adu Jitu di Balik Lensa dan Joran
Daftar Top Losers Sepekan, Cek Saham Apa Saja
Daftar Saham Top Gainers Sepekan, BACH Pimpin Klasemen
IHSG Menguat Tipis 0,64 Persen Sepekan, Asing Net Buy Rp7,1 Triliun
Tren Diversifikasi Aset Digital di Tengah Pemulihan Pasar Kripto





