IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,65 Persen ke 6.226
:
0
Potret figura burung terbang di Main Hall Arena Bursa Efek Indonesia. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Jumat (31/7/2026) menguat. Optimisme pasar global terhadap sektor AI dan pelemahan dolar AS menjadi penopang utama indeks di awal sesi.
Berdasarkan data RTI Business pukul 09.00 WIB, IHSG naik 39,981 poin atau 0,65 persen ke level 6.226,345. Indeks dibuka di 6.219,623 dan bergerak di rentang 6.217,095 hingga 6.230,351.
Penguatan IHSG sejalan dengan reli Wall Street semalam. S&P 500 melonjak 1,7 persen ke 7.437,98 dan Nasdaq Composite melejit 2,8 persen ke 25.122,18, penguatan harian terbesar sejak 15 Juni. Reli tersebut didorong laporan keuangan Microsoft yang melampaui ekspektasi dan komitmen belanja modal AI 2026.
"Katalis berikutnya ada di laporan keuangan Amazon dan Apple. Sementara itu, data inflasi inti PCE AS Juni yang hanya naik 0,1 persen MoM, lebih rendah dari ekspektasi 0,2 persen, memperkuat harapan tekanan inflasi mulai mereda," demikian catatan Riset Kiwoom Sekuritas, Jumat (31/7).
Di regional, bursa Asia bergerak bervariasi. Nikkei 225 naik 0,71 persen ditopang saham semikonduktor, Hang Seng menguat 0,2 persen. Sementara KOSPI turun 1,23 persen karena kekhawatiran valuasi dan belanja AI.
Dari dalam negeri, sentimen positif juga datang dari komitmen Uni Eropa. UE menekankan dukungan melalui inisiatif Global Gateway, salah satunya pendanaan €236 juta untuk proyek Surabaya Regional Railway Line. Selain itu, pemerintah resmi menerapkan kebijakan KPR subsidi tenor hingga 40 tahun yang diharapkan mendongkrak sektor properti.
Pada perdagangan Kamis kemarin, IHSG ditutup menguat 1,56 persen ke 6.186,36. Investor asing mencatatkan net buy Rp262,81 miliar di seluruh pasar. Aksi beli asing terfokus pada BBCA, TINS, TLKM, BULL, dan INCO.
Proyeksi Teknikal
Secara teknikal, Kiwoom Research menyebut IHSG berhasil memantul dari area Fibonacci 38,2 persen di 6.130 dan kembali ditutup di atas EMA10 6.164 serta EMA20 6.124.
"Tekanan jual jangka pendek mulai mereda. Namun indeks masih menghadapi resistance dinamis EMA50 di 6.244 yang menjadi level konfirmasi penguatan lanjutan," tulis Kiwoom.
Related News
Korea Investment (KISI) Soroti Peluang Lanjut Reli IHSG
Insentif Pajak Vokasi 200 Persen Sepi Peminat, Kemnaker Buka Suara
IHSG Kian Kinclong, Serok Saham TLKM, BBCA, BBRI, dan BMRI
IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Kata Analis
Lanjut Menguat, IHSG Terobos Level 6.250
Bale Syariah BSN Raih Top Digital Application Syariah Banking 2026





