IHSG Masuk Pekan Krusial, Mampukah Tembus Level 6.705?
:
0
Potret main hall arena di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Sepanjang pekan lalu, yakni 31 Agustus hingga 4 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 1,82 persen. Penguatan itu diserta naiknya net buy asing ke pasar domestik, khususnya pada big banks.
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, Imam Gunadi menilai pergerakan IHSG ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan indeks mempertahankan area breakout yang telah terbentuk. Menurutnya pekan kali ini menjadi ujian penting karena bersamaan dengan padatnya rilis data ekonomi global maupun domestik.
Diawali Data Foreign Exchange Reserves
Imam mengatakan, awal pekan akan dibuka dengan data Foreign Exchange Reserves Indonesia pada Senin, yang akan memberi indikasi kondisi likuiditas eksternal dan daya tahan rupiah.
Lalu, Selasa menghadirkan data GDP Growth Jepang serta neraca dagang China untuk Agustus, di mana konsensus memperkirakan surplus dagang China melebar ke USD120,1 miliar dari USD112,5 miliar pada Juli.
“Perbaikan ini, jika terkonfirmasi, dapat menjadi sinyal positif bagi permintaan global dan sentimen pasar Asia termasuk Indonesia karena China merupakan partner dagang terbesar bagi Indonesia,” ujar Imam dalam risetnya, Senin (7/9).
Kemudian, rilis inflasi dan PPI China pada Rabu yang diproyeksikan naik, dan puncaknya di hari Kamis dengan rilis retail sales Indonesia untuk Juli yang akan mengkonfirmasi arah konsumsi domestik, dan keputusan suku bunga ECB yang menurut konsensus akan naik ke 2,65 persen dari 2,4 persen.
Mengakhir pekan kedua September, Jumat akan tersaji data inflasi AS yang diperkirakan konsensus tetap di 3,4 persen YoY untuk Agustus.
Analisis Teknikal IHSG
Sementara itu, dari sisi teknikal Imam mengatakan bahwa terdapat dua skenario utama, yakni bullish dan bearish. Pertama, pda skenario bullish, IHSG perlu mempertahankan momentum dan menembus resistance di level 6.705.
Related News
IHSG & IDXHEALTH Dibuka Menguat Sentimen Erupsi GAK, 3 Sektor Tertekan
Ikuti Wall Street, IHSG Orbit Zona Merah
IHSG Sepekan & Proyeksi, Big Banks RI Sukses Jala Inflow Asing Rp3,19T
IHSG Sideways, Borong Saham INET, CUAN, EMAS, dan PTRO
Asing Borong Big Banks, Cermati Sentimen Abu Vulkanik Krakatau
BTN Perkuat Ekosistem Kopi agar Naik Kelas





