IHSG Naik 0,09 Persen di Sesi I, JPFA, CPIN, HRUM Top Gainers LQ45

EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sesi I siang hari ini Kamis (18/6) menguat 0,09% atau 6,63 poin ke level 7.140,08.
Kenaikan IHSG di sesi I siang hari ini disokong Sektor energi yang naik sebesar 1,46%. Sektor perindustrian naik 0,45%. Sektor barang konsumsi primer naik 0,42%. Sektor barang konsumsi nonprimer naik 0,33%. Sektor transportasi dan logistik naik 0,30% dan Sektor keuangan naik 0,04%.
Hingga penutupan siang hari ini total volume perdagangan saham di bursa mencapai 18,42 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,66 triliun. Sebanyak 247 saham menguat, 238 saham melemah dan 196 saham stagnan.
Top gainers LQ45 hingga siang ini, Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 3,32%, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 3,07% dan Harum Energy Tbk (HRUM) 2,76%. Sedangkan Top losers LQ45, Bank Jago Tbk (ARTO) -3,60%, Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) -3,03%, Vale Indonesia Tbk (INCO) -2,68%.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya MCOL sebesar Rp300 menjadi Rp7.050 per lembar dan CPIN sebesar Rp175 menjadi Rp5.875 per lembar serta ITMG sebesar Rp175 menjadi Rp36.875 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya UNTR sebesar Rp625 menjadi Rp31.775 per lembar dan ARTO sebesar Rp350 menjadi Rp9.375 per lembar serta DUTI sebesar Rp220 menjadi Rp4.240 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BIMA sebanyak 32.332 kali senilai Rp23,2 miliar kemudian BUMI sebanyak 28.415 kali senilai Rp544,7 miliar dan CRAB sebanyak 19.879 kali senilai Rp45,5 miliar.
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker