EmitenNews.com—IHSG rawan profit taking, dari kondisi overbought & below 5 day MA pada Kamis (6/4). Trend Bullish, selama di atas 6.815. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.826) & di bawah 6.919 (200 day MA).

 

Indikator MACD netral, Stochastic overbought, candle bearish pin bar. Jika di tutup harian di bawah 6.815, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.752/6.641. Jika closed di atas 6.815, peluang menuju 6.924/6.961. Range breakout berada di 6.760 - 6.868.

 

“Level resistance berada 6.949/6.868/6.900/6.924 dengan support 6.799/6.752/6.710/6.670 perkiraan range di 6.770 - 6.860.” terang Head of Technical Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.

 

Kemarin (5/4) bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat pergerakan variatif. Beberapa bursa yang mencatat kenaikan cukup signifikan di antaranya Kospi dan STI Index sementara bursa yang terkoreksi di antaranya Nikkei yang turun sampai 1,68%. Sentimen dari bursa AS dengan penurunan data job opening ke level terendah dalam hampir 2 tahun turut mempengaruhi pergerakan bursa regional. Selandia Baru menaikkan suku bunga 50 bp menjadi 5,25%, di atas ekspektasi. Hang Seng dan bursa China tutup terkait holiday.

 

Dari Amerika Serikat (AS), kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,24%, namun di sisi lain S&P 500 melemah sebesar 0,25%, bahkan indeks Nasdaq terkoreksi lebih dalam sebesar 1,07%. DataADPprivatepayrollsreportterakhirhanyanaik sebesar 145.000 pada bulan Maret, turun dari 261.000 pada bulan Februari dan di bawah perkiraan sebesar 210.000. Hal ini menunjukkan pertumbuhan pekerjaan yang melambat pada bulan Maret. Sebagian besar bursa Eropa melemah.