IHSG Terjatuh Lagi 0,28 Persen, DSSA dan BMRI Ikut Parkir Zona Merah
:
0
Potret IHSG yang melemah. Foto: EmitenNews/Aji
EmitenNews.com - IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan terpantau kembali terpeleset usai ditutup melemah 0,28 persen atau turun 16,344 poin ke level 5.886,032, pada penutupan perdagangan Kamis (11/6).
Padahal, dua hari sebelumnya IHSG sempat mencatatkan reli penguatan dengan penutupan perdagangan terakhir, yakni pada Rabu (10/6) ditutup di level 5.902,376 atau menguat 2,71 persen.
Sepanjang perdagangan, indeks sebetulnya sempat menunjukkan taji dengan menembus level 6.010,488. Namun, aksi take profit dan tekanana jual masif menyeret indeks menyentuh level terendah di 5.784,506 sampai akhirnya ditutup di zona merah.
Volume perdagangan mencapai 33,503 miliar lembar saham dengan nilai turnover mencapai Rp22,251 triliun, dengan 419 saham tercatat melemah, 265 saham menguat, dan 131 lainnya stuck.
Bak kisah seorang pujangga, lain hari lain cerita dialami sejumlah emiten, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) misalnya. Setelah kemarin ditutup perkasa di zona hijau atau menguat 17,04% ke level Rp790, kini DSSA justru parkir di zona merah dan turut masuk jajaran top losers dengan kejatuhan mencapai 7,59 persen atau terpeleset ke level Rp730.
Nasib serupa juga dialami salah satu emiten Prajogo Pangestu yaitu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang tersungkur 8,90 persen ke level Rp665.
Adapun barisan top losers pada perdagangan hari ini dipimpin oleh PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) yang anjlok hingga 14,29 persen, disusul PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang mengalami pelemahan 13,94 persen dan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) yang parkir di zona merah usai melemah 10,66 persen.
Big Bank Tak Kompak
Begitu pula yang terjadi pada saham-saham big bank, dari empat bank yang menduduki kasta tersebut, hanya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang terpantau melesat.
BBCA tampil sebagai aktor utama pada klasemen ini dengan penguatan sebesar 3,10 persen atau naik 175 poin ke level Rp5.825, disusul BBNI yang berhasil parkir di zona hijau dengan penguatan 1,45 persen di level Rp3.500.
Related News
Melalui MPM BISA, MPMX Dorong Penyandang Disabilitas Mandiri Ekonomi
SDPC Kucurkan Capex Rp100M, Bangun Gudang Raksasa Modern di Bekasi
SMRA Bagi Dividen, Optimistis Raup Marketing Sales Rp5,2 Triliun
Emiten Pengolahan Kelapa Sawit Dapat Guyuran Kredit Jumbo Rp8,9T BRI
Rights Issue ENRG Rp4,1 Triliun, Pengendali Terancam Dilusi 33 Persen!
Resmi, RATU Tuntaskan Akuisisi Madura Strait PSC





