IHSG Tertekan, Angkut Saham BBCA, ADRO, dan MAPI
:
0
Petugas kebersihan tampak menyisir teras bursa efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi 0,2 persen menjadi 8.992. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual cenderung meningkat. So, saat ini posisi indeks masih rawan melanjutkan koreksi.
Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 23 Januari 2026, indeks akan menyusuri area support 8.956-8.905, dan posisi resistance 9.120-9.192. Berdasar data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, Alamtri Resources (ADRO) buy on weakness Rp2.260-2.320 per helai dengan proyeksi Rp2.420-2.490 per saham, dan stop loss Rp2.180 per lembar. Bank Central Asia (BBCA) buy on weakness Rp7.525-7.625 per saham dengan target Rp7.800-8.100, dan stop loss Rp7.375 per eksemplar.
Essa Industries (ESSA) buy on weakness Rp650-670 per helai dengan proyeksi Rp710-745 per lembar, dan stop loss Rp640 per eksemplar. Mitra Adiperkasa (MAPI) buy on weakness Rp1.225-1.245 per saham dengan target Rp1.285-1.300 per lembar, dan stop loss Rp1.215 per eksemplar. (*)
Related News
Manfaatkan Peluang ini: Saudi Minati Bakso Ikan Hingga Nuget Udang
Eksportir Jangan Main-Main, DMO Batubara Kini Diawasi Tim Gabungan
Duga Pajaknya Tak Beres, Menkeu Sambangi Pabrik Baja Asal China
Mitratel Sabet Penghargaan FinanceAsia Best Companies 2026
IHSG Akhir Pekan (26/6) Rontok 103 Poin, BBCA Top Gainer LQ45
IHSG Rontok 1,91 Persen, BMRI dan BBNI Terseret





