EmitenNews.com - Jumlah investor pasar modal Indonesia menembus rekor baru 28,81 juta investor per akhir Juni atau Semester I 2026. Angka tersebut tumbuh 41,45% secara tahun berjalan atau year-to-date.

Data tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi di Gedung BEI, Selasa (30/6/2026). 

Hasan menyebut pertumbuhan jumlah investor menjadi amanah besar bagi seluruh pemangku kepentingan pasar modal.

"Ini menjadi titik pada amanah yang luar biasa besar karena terkonfirmasi mayoritas investor kita adalah investor pemula," beber Hasan.

Mayoritas investor pemula tersebut, kata Hasan, membutuhkan pemahaman yang mendalam. OJK melalui Hasan menekankan pentingnya informasi yang valid dan berimbang agar investor tidak salah dalam mengambil keputusan investasi.

Menurut Hasan pertumbuhan investor sejalan dengan bertambahnya jumlah emiten. Per akhir Juni 2026, jumlah emiten tercatat mencapai 957. Jumlah itu meningkat dibanding sekitar 440 emiten pada 2011.

Meski jumlah investor dan emiten tumbuh pesat, Hasan mengingatkan kondisi pasar masih menantang. Per 26 Juni 2026, IHSG terkoreksi dalam 31,81% secara year-to-date dan investor asing membukukan net sell 71,68 triliun.

"Kepercayaan akan selalu menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan pasar modal," pungkas Hasan.