EmitenNews.com - PT PPRO Sampurna Jaya terus memperkuat daya saing proyeknya di tengah kondisi pasar properti yang masih bergerak melambat. Strategi pengembang Westown View Apartemen itu, menuntaskan pembangunan Tower 1. Kemudian, anak usaha PT PP Properti Tbk (PPRO) itu, mempercepat proses serah terima unit kepada konsumen, serta menghadirkan fasilitas baru untuk meningkatkan nilai kawasan.

Dalam keterangannya yang dikutip Rabu (15/7/2026), Direktur Utama Westown View, Wahyu Setyaningsih, mengatakan fokus perusahaan saat ini menjaga kepercayaan konsumen. Hal itu dilakoni dengan menyelesaikan seluruh komitmen pembangunan sebelum melakukan ekspansi proyek berikutnya.

"Di tengah kondisi pasar yang belum pulih, kami memilih fokus menyelesaikan proyek yang ada dan memastikan konsumen menerima unit sesuai komitmen," kata Wahyu Setyaningsih saat meninjau show unit, di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (11/7/2026).

Tower 1 Westown View kini telah selesai dibangun seluruhnya. Serah terima unit kepada pembeli telah berlangsung secara bertahap sejak Januari 2025. Dari total 954 unit apartemen dan area komersial yang tersedia, sekitar 70-80 persen telah terjual.

Perseroan optimistis sisa unit akan terserap pasar secara bertahap hingga seluruhnya habis terjual pada 2028. Prospek kawasan Surabaya Barat, khususnya Wiyung, masih menjanjikan seiring berkembangnya infrastruktur.

Lalu, kehadiran Jalan Lingkar Dalam Barat (JLDB), akses menuju Tol Surabaya-Mojokerto, serta Tol Gunungsari dinilai meningkatkan konektivitas sekaligus nilai investasi properti di kawasan tersebut. Selain itu, berkembangnya kawasan komersial juga menjadi faktor yang mendorong permintaan hunian di wilayah tersebut.

Bagusnya, Westown View juga mencatat adanya perubahan karakter pembeli. Jika sebelumnya didominasi pembeli untuk dihuni sendiri (end-user), kini jumlah investor semakin meningkat karena melihat peluang pendapatan dari bisnis penyewaan apartemen.

"Banyak pembeli yang mau investasi. Mau disewakan. Saat ini tingkat imbal hasil (rent yield) apartemen sekitar 6 persen per tahun, dengan tarif sewa berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, bergantung pada tipe dan kondisi unit," ungkapya.

Sementara itu, Marketing Manager Westown View Apartemen, Teddy Setiawan, mengatakan proyek ini menawarkan tiga tipe hunian, yakni studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur. Tersedia pula 48 unit loft berkonsep Small Office Home Office (SOHO) yang dapat dimanfaatkan sebagai hunian maupun tempat usaha.

Harga unit dipasarkan mulai Rp450 juta hingga Rp1,3 miliar, tergantung tipe dan lokasi. Dibandingkan saat pertama kali dipasarkan dengan harga Rp350 jutaan, nilai jual apartemen kini mengalami kenaikan seiring perkembangan kawasan dan bertambahnya fasilitas.