Jasa Marga Pacu Tol Jogja-Solo ke Akses Bantul
:
0
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mempercepat pembangunan Akses Bokoharjo dari Exit Tol Purwomartani untuk memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan DIY. (Foto: PU)
EmitenNews.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mempercepat pembangunan Akses Bokoharjo dari Exit Tol Purwomartani untuk memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), seperti Bantul dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan guna memecah distribusi kendaraan agar tidak menumpuk di Jalan Adisutjipto.
Pengembangan infrastruktur ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam audiensi bersama jajaran direksi Jasa Marga di Keraton Yogyakarta pada Kamis, 6 Agustus 2026. Akses tersebut dipersiapkan untuk beroperasi secara fungsional mendukung kelancaran arus lalu lintas Natal dan Tahun Baru 2026/2027 serta Lebaran 2027.
"Pengembangan akses ini kami lakukan agar distribusi lalu lintas tidak terpusat di Jalan Adisutjipto, sekaligus memperkuat konektivitas menuju wilayah selatan DIY seperti Bantul dan sekitarnya," ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dalam keterangannya yang dirilis InfoPublik, Jumat, 7 Agustus 2026.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya menjaga kualitas pengerjaan proyek tol agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. Sultan menyatakan bahwa laporan perkembangan pembangunan dan pembebasan lahan sejauh ini berjalan tanpa hambatan.
Berdasarkan data per 24 Juni 2026, progres fisik Jalan Tol Jogja–Solo Paket 1.2 Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 km telah mencapai 92,54 persen, dengan deviasi positif 0,20 persen dari target. Sementara itu, Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 km mencatatkan progres konstruksi 98,68 persen per 3 Juli 2026 dan diproyeksikan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026.
Kesiapan lahan untuk Akses Bokoharjo sendiri telah mencapai 99,38 persen per 1 Juli 2026. Jalur ini nantinya terhubung secara terintegrasi dengan Yogyakarta Outer Ring Road 2 serta rute alternatif Prambanan–Gading menuju kawasan selatan DIY.
Akses ini diproyeksikan mempermudah aksesibilitas wisatawan menuju destinasi unggulan seperti Candi Prambanan, Istana Ratu Boko, dan Tebing Breksi. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengapresiasi percepatan ini karena wisatawan dapat menuju kawasan pariwisata lebih cepat tanpa perlu melintasi titik kemacetan di pusat Kota Yogyakarta.(*)
Related News
Temukan 950 Dapur MBG Tak Layak, BGN Ancam Tutup
RI Bangun AI Factory Terbesar ASEAN Kapasitas 1 Gigawatt
AriesTech.id & CFX Jajaki Tokenisasi Saham Emiten dan Emas
Beasiswa Bakti BCA 2027 Resmi Dibuka
Jemaah Haji RI 2026 Habiskan Rp1,96T Buat Oleh-oleh, Doyan Belanja
Kasus Timah, MA Tolak PK Petinggi Smelter Ini, Vonis Tetap 18 Tahun





