Jenuh Jual, Indeks Saham Asia Hari Ini Ditutup Terangkat
:
0
EmitenNews.com - Mayoritas indeks saham di Asia sore ini Rabu (1/12) ditutup naik setelah mengalami jenuh jual (oversold) pada hari sebelumnya. Indeks MSCI Asia Pacific ex-Japan naik 1.3%, terbesar sejak awal Oktober.
"Investor di Asia tampaknya tidak terlalu terkejut atas testimoni ketua bank sentral AS (Federal Reserve) Jerome Powell di depan komite perbankan Senat (DPD) AS yang menyatakan bahwa Fed akan mendiskusikan percepatan penarikan paket stimulus moneter (tapering) lebih cepat beberapa bulan pada pertemuan kebijakan bulan Desember nanti," ulas analis Phillip Sekuritas, Dustin Dana Pramitha.
Selain itu menurutnya investor menilai pengakuan Powell bahwa penemuan varian omicron virus Covid-19 akan menimbulkan ketidakpastian baru bagi ekonomi AS justru mengurangi ketegasan (hawkish) sikap Powell.
Dari sisi makroekonomi, aktifitas sektor manufaktur Tiongkok secara tak teduga memperlihatkan peningkatan di bulan November dengan mencatatkan pertumbuhan untuk pertama kali dalam 3 bulan terakhir seiring dengan turunnya harga bahan mentah dan meredanya pembatasan penggunaan listrik (power rationing).
Data resmi Manufacturing PMI Tiongkok yang dirilis oleh National Bureau of Statistics (NBS) naik ke level 50.1 dari level 49.2 di bulan Oktober.
Data resmi Services PMI Tiongkok turun ke level 52.3 di bulan November dari level 52.4 karena sektor Jasa (Services) terpukul oleh pemberlakuan kembali kebijakan lockdown untuk membatasi penularan virus Covid-19 di beberapa kota.
Data Composite PMI Tiongkok, yang terdiri dari Manufacturing PMI dan Services PMI berada di level 52.2 naik dari level 50.8 pada bulan Oktober.
Statistik
IHSG: 6,507.68 | -26.26 poin |(-0.40%)
Volume (Shares) : 27.4 Billion
Total Value (IDR) : 16.4 Trillion
Market Cap (IDR) : 8,089.3 Trillion
Foreign Net SELL (RG): IDR 590.7 Billion
Saham naik : 174
Saham turun : 371
Sektor Penekan Indeks:
Teknologi : -159.41 poin
Kesehatan : -16.59 poin
Properti & Real Estat : -12.80 poin
Top Gainers:
UNIC : 12,425| +1,150| +10.20%
UNTR : 22,025| +675| +3.16%
ICBP : 8,925| +475| +5.62%
LPGI : 4,410| +410| +10.25%
HRUM : 9,575| +375| +4.08%
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





