Kasus Korupsi di Kementan, KPK Geledah Dua Rumah Pribadi Mentan SYL di Makassar
:
0
KPK geledah rumah pribadi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Makassar. dok. Okezone.
EmitenNews.com - Kumpulkan bukti-bukti pendukung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua rumah pribadi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/10/2023). Komisi antirasuah itu, mengumpulkan barang bukti dalam pengusutan kasus korupsi di Kementerian Pertanian. Untuk kepentingan yang sama, pekan lalu KPK menggeledah rumah dinas mentan, dan kantor Kementan.
Rumah pertama terletak di Jalan Pelita Raya Makassar, Sulsel. Terlihat sedikitnya ada empat mobil Innova yang dipakai penyidik KPK, didampingi sejumlah anggota Polri, saat mendatangi rumah itu, Rabu (4/10/2023), sekitar pukul 11.00.
Ketua RW setempat As’ad kepada pers mengungkapkan, rombongan penyidik KPK kemudian meninggalkan kediaman Mentan SYL itu, setelah berada di sana sekitar lima jam melakukan penggeledahan. Keluar dari rumah itu, tim KPK membawa tas koper cokelat, dan sebuah mobil Audi berwarna hitam.
As'ad mengatakan diminta oleh penyidik KPK untuk menyaksikan proses penggeledahan di rumah Mentan SYL, yang selama ini kosong. Namun, dia mengaku tidak dapat menjelaskan secara rinci kegiatan penggeledahan di rumah tersebut. Pasalnya, ia tidak terlalu memperhatikan, karena sempat bolak-balik pulang ke rumah.
Penggeledahan oleh KPK juga berlangsung di rumah pribadi Mentan Syahrul Yasin Limpo, di Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Rumah itu berada di Kompleks Perumahan Bumi Permata Hijau, Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Makassar. Penyidik KPK mendatangi lokasi sejak pukul 10.00 Wita hingga siang hari.
k
Related News
Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI, 1.200 UMKM Siapkan Kuliner Gratis
Menkum Ungkap Perintah Presiden Jelas Soal RUU Perampasan Aset
Usut Penyelewengan di BUMN, Presiden Usul Bentuk Pengadilan Khusus
Bareskrim Ungkap Modus Penyelundupan 28 Ton Timah Tujuan Malaysia
Kasus Perintangan Hukum, Hakim Kasasi MA Bebaskan Eks Petinggi JakTV
5 Tewas di Kasus Longsor Gorontalo, Tambang Ilegal Risiko Sistemik





