Kecelakaan Rombongan KSAD di Papua, Dua Meninggal Termasuk Wartawan Metro TV
:
0
EmitenNews.com - Wartawan Metro TV Roi Dorsono Rahel ikut menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan rombongan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Merauke, Papua. Berarti ada dua korban meninggal dalam kecelakaan tunggal itu, ditambah Letda Cpm I Kadek Suhardiyana.
"Setelah Letda CPM I Kadek Suhardiyana, TNI AD berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya kontributor Metro TV Sdr. Roi Dorsono Rahel dalam kecelakaan di Merauke, Papua," kata Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna, Selasa, (12/4/2022).
Awalnya yang tercatat meninggal adal Kadek Suhardiyana, Tetapi, menurut Brigjen Tatang, Roi Dorsono Rahel, yang diketahui terluka di bagian kepala, akhirnya menyusul. Nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan di kepala setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Tiga awak media juga diketahui mengalami luka-luka akibat kecelakaan itu.
Salah satu mobil rombongan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengalami kecelakaan di Merauke, Papua. Insiden terjadi saat Jenderal Dudung meninjau prajurit di Satgas Yonif 123/RW di Sota, Merauke. Kadispenad mengatakan, mobil yang kecelakaan di Merauke itu, di luar rombongan utama KSAD.
"Para korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut Merauke," kata Tatang Subarna dalam keterangan tertulis, Selasa (12/4).
Pihak TNI masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Dugaan sementara insiden mobil itu berada di luar rombongan utama Kasad dan mengalami kecelakaan tunggal akibat pengemudi mengantuk sampai keluar bahu jalan. Saat mencoba kembali ke badan jalan mobil tersebut hilang keseimbangan dan terguling. ***
Related News
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Geledah Rumah Anak Buah Menteri Nusron Wahid, KPK Temukan Petunjuk
Keracunan MBG Masih Terjadi, Kepala BGN Sudaryono Sodorkan Fakta Ini
Diakui BPS, Konten Kreator Hingga Analis Kriptografi Masuk KBJI 2026
Dicecar DPR Soal Dana Rp106T Baru 3 Kopdes Beroperasi, Ini Kata Menkop
Pemerintah Pertimbangkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi





