EmitenNews.com - Staf Khusus (Stafsus) BUMN Arya Sinulingga memastikan BUMN yang rugi tidak akan mendapat suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN), melainkan hanya BUMN yang mendapatkan penugasan atau untuk mendukung aksi korporasi.
Hal itu lantaran dalam tiga tahun terakhir Menteri BUMN Erick Thohir telah melakukan banyak perubahan soal pola alokasi PMN.
"PMN itu akan dilakukan kalau misalnya ada yang berhubungan dengan penugasan atau yang berkaitan dengan misalnya BUMN tersebut melakukan aksi korporasi, pengembangan usaha," katanya dalam acara Ngopi BUMN di Jakarta, Kamis.
Arya menjelaskan dari total PMN Rp67,82 triliun yang diajukan untuk 2023, hanya sebesar Rp41,3 triliun yang disetujui, beserta cadangan investasi Rp5,7 triliun.
Namun ia memastikan tidak ada BUMN rugi yang disuntik PMN sebagaimana persepsi yang ada saat ini, dimana seakan BUMN hanya diberikan karena BUMN tersebut merugi.
Related News
Tumbuh 5,47%, Konsumsi Pemerintah Pacu Ekonomi Q3 2026
Pengumuman Terbaru MSCI, Ini Jadwal Rebalancing Indeks November
Logam Mulia Antam Naik Tipis di Tengah Reli Emas Global
Emas Lanjutkan Reli ke USD4.100 Usai Pemilu Paruh Waktu AS
IHPB Oktober Melonjak 7%, Emiten Konstruksi Wajib Waspada
Kemenangan Demokrat Juga Bawa Kontrak Berjangka AS Stabil





