Kerja Sama Pembiayaan Rp300M BNI-Siemens Perkuat Ekosistem Kelistrikan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Siemens Indonesia. Melalui kolaborasi ini, BNI menyediakan fasilitas pembiayaan bagi mitra dan distributor Siemens dengan total plafon mencapai Rp300 miliar. Dok. BNI.
EmitenNews.com - Perkuat ekosistem kelistrikan dan industri nasional, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Siemens Indonesia. Melalui kolaborasi ini, BNI menyediakan fasilitas pembiayaan bagi mitra dan distributor Siemens dengan total plafon mencapai Rp300 miliar.
Kerja sama tersebut mencakup pembiayaan proyek (project financing) dan pembiayaan modal kerja yang ditujukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan proyek serta menjaga keberlanjutan arus kas para distributor resmi Siemens di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama dilakukan melalui Distributor Financing Corporate Agreement yang ditandatangani oleh Corporate Banking 1 Division Head BNI Andrean Palonggam dan Chief Financial Officer Siemens Indonesia Yudyliz Sevina Mawuntu di Jakarta, belum lama ini.
Dengan dukungan pembiayaan sebesar Rp300 miliar tersebut, kolaborasi BNI dan Siemens Indonesia diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan industri kelistrikan nasional. Juga mendorong investasi sektor strategis, serta memperluas peluang usaha bagi mitra dan distributor di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam rilisnya yang diterima Minggu (25/1/2026), Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kolaborasi ini sejalan dengan strategi BNI dalam memperluas pembiayaan berbasis ekosistem bisnis. Khususnya bagi korporasi global yang memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor kelistrikan, teknologi, dan industri manufaktur nasional.
Melalui kerja sama ini, BNI memastikan dukungan pembiayaan yang terstruktur dan kompetitif bagi mitra dan distributor Siemens Indonesia, sehingga proyek-proyek strategis dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Melalui skema Distributor Financing, BNI menyalurkan pembiayaan berbasis transaksi riil kepada distributor Siemens. Skema ini dinilai memiliki profil risiko yang lebih terukur karena didukung oleh hubungan bisnis jangka panjang antara principal dan distributor, serta kebutuhan proyek yang jelas.
Kita tahu, Siemens Indonesia merupakan anak usaha Siemens AG, perusahaan teknologi global asal Jerman, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1973. Perusahaan ini bergerak di bidang manufaktur dan teknologi elektronik serta telah menjadi nasabah BNI sejak 2018, dengan basis operasional di Jakarta Timur dan didukung sekitar 500 karyawan.
Selama beroperasi di Indonesia, Siemens berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan sektor kelistrikan dan industri melalui solusi elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi. Inisiatif tersebut mendukung transisi energi serta transformasi industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kerja sama pembiayaan berbasis ekosistem seperti ini memberikan manfaat bagi seluruh pihak, baik principal, distributor, maupun perbankan, karena mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan terukur.
Untuk itu, BNI akan terus memperluas pembiayaan ekosistem untuk mendukung sektor-sektor strategis seperti energi, elektronik, infrastruktur, dan manufaktur, sekaligus memperkuat peran BNI sebagai mitra keuangan utama bagi korporasi nasional dan global. ***
Related News
PIPA Realisasikan 95 Persen Dana IPO, Sisa Rp3M Parkir di Bank OCBC
Kursi Kosong, Mutuagung (MUTU) Sampaikan Kabar Berpulangnya Komisaris
Diversifikasi Ekstrem IFSH: Dari Tambang Nikel ke Kebun Kelapa
Bos VKTR Lepas Separuh Saham, Kantongi Hampir Rp13 Miliar
AMAG Anggarkan Rp90,15 Miliar untuk Buyback Saham
Menang Seleksi ESDM, PGEO Keruk Potensi 77 MW Geothermal Cubadak Panti





