EmitenNews.com - Pasar saham Amerika Serikat mencatat pergerakan tipis pada kontrak berjangka pada Selasa menjelang pelaksanaan pemungutan suara pemilu paruh waktu. Kondisi ini terjadi ketika pemerintahan Presiden Donald Trump beserta Partai Republik menghadapi tekanan politik yang meningkat akibat lonjakan harga energi.

Pergerakan bursa turut dipengaruhi oleh dinamika di sektor korporasi. Trading Economics melaporkan saham Apple tercatat turun hampir 3% pada perdagangan pasca-jam kerja akibat pertumbuhan penjualan yang lebih lambat serta panduan pendapatan kuartal keempat yang lebih rendah dari perkiraan.

Di sisi lain, saham Palantir melorot hampir 3% meski mencatatkan pendapatan kuartal ketiga yang melampaui proyeksi pasar. Sementara itu, Anthropic melaporkan lonjakan pendapatan kuartalan hingga 12 kali lipat dan mengumumkan rencana investasi lebih dari USD895 miliar dalam beberapa tahun mendatang.

Investor kini mengalihkan perhatian ke serangkaian rilis laporan keuangan dari sejumlah perusahaan besar yang dijadwalkan keluar pada hari Selasa, seperti AMD, SMCI, Pfizer, Shopify, dan Booking Holdings.

Pada sesi reguler yang berlangsung Senin, indeks Dow Jones ditutup naik 0,41%. Sebaliknya, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing melemah 0,51% dan 1,07% seiring meningkatnya tekanan penurunan pada saham-saham sektor semikonduktor.(*)