Konversi Utang, WMPP Sodorkan Right Issue 8,5 Miliar Lembar
:
0
Tampak para karyawan bekerja ekstra di rumah potong hewan Widodo Makmur Perkasa. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Widodo Makmur Perkasa (WMPP) menggodok right issue maksimal 8,5 miliar saham. Penerbitan saham baru tersebut dibekali nilai nominal Rp20. Tindakan itu, akan digeber setelah mendapat izin dari para pemegang saham perseroan.
Nah, untuk bisa mendapat restu tersebut, perseroan akan mementaskan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 21 Mei 2026 mendatang. Peserta berhak terlibat dalam rapat harus tercatat sebagai pemegang saham perseroan alias recording date edisi 28 April 2026 mendatang.
Sebagian nilai right issue akan dilaksanakan dengan melakukan konversi atas hak tagih pemegang saham dan pemegang medium term notes (MTN) kepada perseroan. Selebihnya, dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan sebagai modal kerja.
Pemegang saham, dan pemegang MTN perseroan berencana untuk berpartisipasi dalam right issue. Itu dilakukan dengan melakukan konversi atas sebagian atau seluruh hak tagih pemegang saham, dan pemegang MTN menjadi saham perseroan alias konversi hak tagih menjadi saham.
Perseroan memperkirakan rencana right issue akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan. Kala pemegang saham, dan pemegang MTN mengambil bagian dengan mengonversi hak tagih terhadap perseroan, maka rasio pinjaman terhadap ekuitas akan menurun, dan dapat memperbaiki struktur permodalan perseroan.
Selanjutnya, dana hasil right issue digunakan untuk modal kerja, sehingga dapat menambah kemampuan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja perseroan, dan daya saing dalam industri serupa. Dengan lonjakan kinerja, dan daya saing, perseroan diharap dapat meningkatkan kinerja keuangan. (*)
Related News
BEI Sorot Lagi Saham Bank Hary Tanoe (BABP), Begini Jawaban Manajemen
Kejar Free Float, Yupi Indo (YUPI) Siapkan 4 Opsi, Salah Satunya ESOP
Saham FCA Ini Melejit ARA & Disuspensi BEI Secara Tiba-Tiba, Kenapa?
2 Hari Berturut, Investor Asing Ini Lepas 337 Juta Saham BVIC Rp32,69M
CLEO Operasikan 2 Pabrik Baru di Q4-2026, Jaga Pertumbuhan Dua Digit
Reshuffle! KKGI Rombak Direksi, Wimpi Salim Jadi Dirut Baru





