EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,56 persen ke level 7.500 pada perdagangan Senin (13/4/2026). Penguatan ini didukung oleh dominasi volume pembelian yang terus meningkat di pasar.

Dalam riset hariannya Selasa (14/4), MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada dalam fase penguatan lanjutan. Secara teknikal, indeks diperkirakan tengah berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A atau wave B dari wave (2).

Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan menguji area resistance di kisaran 7.592 hingga 7.856. Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mencermati potensi koreksi minor yang berada pada rentang 7.390 hingga 7.443.

Adapun level support IHSG berada di 7.274 dan 7.184, sementara resistance berada di 7.585 dan 7.700. Seiring pergerakan indeks, MNC Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar.

Saham Archi Indonesia (ARCI) direkomendasikan trading buy pada rentang harga 1.520 hingga 1.550, dengan target price di 1.605 hingga 1.670 dan stoploss di bawah 1.505. Meski terkoreksi tipis 0,32 persen ke level 1.555, saham ini masih didominasi volume pembelian dan bertahan di atas MA20.

Selanjutnya, Dharma Satya Nusantara (DSNG) juga masuk dalam daftar trading buy setelah menguat 3,61 persen ke level 1.720. Saham ini direkomendasikan pada kisaran 1.675 hingga 1.715, dengan target price 1.830 hingga 1.885 dan stoploss di bawah 1.645.

Sementara itu, Sinergi Inti Andalan Prima (INET) direkomendasikan buy on weakness pada rentang 290 hingga 304. Saham ini menguat signifikan 7,75 persen ke level 306, dengan target price di 328 hingga 348 dan stoploss di bawah 274.

Adapun Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) juga direkomendasikan buy on weakness di kisaran 2.530 hingga 2.590. Saham ini tercatat naik 0,77 persen ke level 2.610, dengan target price di 2.680 hingga 2.740 dan stoploss di bawah 2.500. (*)