Lanjut Rebound, IHSG Dibuka Melonjak 0,64 Persen ke 5.316
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Melanjutkan aksi rebound pada penutupan Rabu, IHSG ditutup di 5.282,31 atau +16,18 poin (+0,31%) dengan net foreign buy Rp257,74 miliar.
Berdasarkan data RTI Business pukul 09.00 WIB, IHSG melonjak 34,05 poin atau +0,64% ke level 5.316,362. IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.318,520 dan terendah di 5.303,601.
Dibuka di 5.305,198 dengan volume 908,85 juta saham, nilai transaksi Rp242,47 miliar, frekuensi 31.738 kali. Sebanyak 315 saham naik, 91 turun, 228 stagnan, market cap Rp9.333,40 triliun.
Penguatan IHSG pagi ini sejalan dengan Wall Street yang ditutup menguat pada Rabu. Dow Jones naik 0,19%, S&P 500 menguat 0,28%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,27% didorong sektor industri, bahan baku, dan teknologi.
Divisi Retail PT Mandiri Sekuritas dalam risetnya menyoroti posisi IHSG yang pada perdagangan Rabu (28/10) masih mampu bertahan di area support krusial 5.185, meskipun sempat menembus level tersebut secara intraday.
"Penguatan indeks terutama ditopang oleh pergerakan saham BBCA yang menjadi penahan tekanan pasar. Selama IHSG mampu mempertahankan area 5.185, peluang terjadinya rebound masih terbuka dengan kecenderungan bergerak dalam fase konsolidasi menuju resistance 5.455," tulis Divisi Retail PT Mandiri Sekuritas, Kamis (29/10).
Namun, Mandiri Sekuritas mengingatkan risiko jika support jebol.
"Apabila IHSG menembus dan ditutup di bawah 5.185, maka hal tersebut berpotensi menjadi sinyal bearish continuation yang membuka ruang koreksi lebih lanjut," lanjutnya.
Related News
Dorong Inovasi Bisnis Mahasiswa, ini Jawara BINUS Startup Vaganza 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Lanjut Menguat
Bergerak Sideways, IHSG Jelajahi Level ini
Membaca Arah IHSG Pasca RUPSLB BEI, Simak!
Pegang Kas Rp1,2 Triliun, Pegadaian Siap Lunasi Obligasi
Dari TTS hingga Jeffrey Hendrik, IHSG Balik ke Level 10 Tahun Lalu





