Marak Penyalahgunaan Whip Pink, BNN Ajak Rumuskan Regulasi Ketat
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyoroti penjualan bebas peredaran gas dinitrous oxide (N20) atau Whip Pink di kalangan remaja. Zat yang biasanya dipakai untuk penyedap, selain tindakan medis, tersebut diperdagangkan di tempat-tempat hiburan. Dok RRI.
Padahal, dalam dunia medis, N2O bukanlah zat yang dapat digunakan secara sembarangan. Bahkan, jika digunakan sembarangan dapat memberikan dampak fatal bagi organ tubuh.
Spesialis jantung dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA, menegaskan bahwa inhalasi gas tawa secara bebas dapat berisiko fatal ke sistem kardiovaskular. Ia menyebutkan, N20 bisa merangsang sistem jantung dan pembuluh darah. Rangsangan ini juga dapat memberikan efek cepat.
Rangsangan tersebut berpotensi menekan aktivitas miokardial atau otot jantung serta menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Potensi risiko yang mungkin ditimbulkan adalah menekan aktivitas miokardial (otot jantung) serta konstriksi atau pembuluh darah mengecil. Bukan serangan jantung, tapi henti jantung. ***
Related News
Prabowo Janji Kejutkan Dunia Tahun Depan Sebagai 'Rising Giant'
Anggota DPR Ini Minta Usut Tuntas Kasus Tambang Ilegal AKT Samin Tan
Kasus Narkoba di Kelab Malam, Polisi Tangkap Direktur N Co Living Bali
Wapres Jamin Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi Terjangkau Masyarakat
Polisi Bongkar Jaringan Internasional Penyelundup Komodo ke Thailand
Terbukti Terima Suap, Vonis Eks Dirut Inhutani V Ini 4 Tahun Penjara





